Jambore Bikers Honda Vario Kunjungi Rumah Veteran

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jambore bikers Honda Vario di Hari Pahlawan dimanfaatkan dengan mengunjungi rumah veteran di Ambarawa, Jawa Tengah. 10 November 2018. (AHM)

    Jambore bikers Honda Vario di Hari Pahlawan dimanfaatkan dengan mengunjungi rumah veteran di Ambarawa, Jawa Tengah. 10 November 2018. (AHM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 650 bikers Honda Vario yang tergabung dalam Paguyuban Vario Nusantara memadati Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah, Sabtu, 10 November 2018. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari Jambore Nasional (Jamnas) Honda Vario ke-7 yang mengusung semangat kepahlawanan demi menumbuhkan rasa nasionalisme.

    Berangkat dari keberagaman budaya, para bikers berusaha mewujudkan kebersamaan dan solidaritas dalam sebuah wadah besar dengan mengusung tema yang bernafaskan persatuan para pecinta skutik Honda Vario di Nusantara. Momentum Hari Pahlawan pun dimanfaatkan untuk melakukan aksi kepedulian.

    Jambore diikuti oleh 89 klub Honda Vario dari seluruh Indonesia. PT Astra Honda Motor (AHM) dan Astra Motor Semarang sebagai main dealer sepeda motor Honda wilayah Jawa Tengah, mendukung penuh kegiatan ini melalui berbagai kegiatan.

    Baca: Meluncur di Samarinda, Inden All New Honda Vario Capai 600 Unit

    Dalam rangkaian Jambore Nasional Vario ke-7 terdapat kegiatan Vario Heroes Mission, sebuah kegiatan yang dirancang untuk memperingati Hari Pahlawan yang dilakukan oleh komunitas Honda Vario sebagai representasi pemuda bangsa dalam meneruskan perjuangan pahlawan. Para perwakilan bikers Honda Vario melakukan turing dari Astra Motor Semarang menuju acara Jamnas Vario di Ambarawa sembari membawa misi.

    Mereka melakukan perjalanan ke beberapa titik pemberhentian yang merupakan saksi bisu sejarah perjuangan bangsa, mulai dari gedung Sarikat Islam, Benteng Willem 2, Monumen Palagan, Port Willem 1, hingga finish di rumah Veteran Ambarawa. Perjalanan ini menjadi napak tilas para bikers untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan sekaligus berkomitmen meneruskan cita-cita mereka untuk berbuat kebaikan bagi negeri ini.

    Para bikers terpilih itu harus melalui sejumlah games untuk membawakan berbagai kebutuhan sebagai apresiasi tinggi bagi para veteran perang di Ambarawa. Dengan performa tinggi Honda Vario sebagai skutik sempurna yang nyaman dikendarai sehari-hari,  mereka memanfaatkan teknologi mesin eSP-nya yang irit bahan bakar, sekaligus utility box yang besar untuk menyimpan barang.

    General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan bahwa ajang silaturahmi dan beragam kegiatan positif ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah, pengalaman baru, dan kepuasan kepada konsumen loyal Honda, khususnya pecinta Honda Vario.

    Baca: AHM Luncurkan All New Honda Vario, Desain Tambah Sporty

    ”Seiring semakin banyaknya pecinta Honda Vario, komunitas motor skutik ini pun akan terus tumbuh dan menjadi salah satu komunitas terbesar yang solid dan menginspirasi masyarakat dengan berbagai kegiatan positifnya. Melalui semangat Satu Hati, kami berharap agenda memperingati Hari Pahlawan di sela Jamnas ini menjadi momen untuk mengenang kembali jasa para pahlawan untuk bangsa ini,” kata Indraputra dalam siaran pers yang diterima Tempo, Minggu, 11 November 2018.

    Saat ini, jumlah komunitas di bawah Paguyuban Vario Nasional adalah 136 klub di seluruh Indonesia.  Hal ini menggambarkan banyaknya pecinta Honda Vario yang telah eksis selama 12 tahun. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan komunitas Honda Vario untuk semakin solid dan dapat saling menginspirasi dalam berbagai hal kegiatan yang positif.

    Sementara itu, klub-klub yang hadir dalam Jamnas Honda Vario ke-7 berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatera, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah IstimewaYogyakarta, Jawa Timur, bahkan terdapat perwakilan dari Indonesia Tengah dan Timur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menurut WHO, Kanker Membunuh 8 Juta Orang Selama 2018

    Menurut WHO, kanker menjadi pembunuh nomor wahid. Penyakit yang disebabkan faktor genetis dan gaya hidup buruk itu membunuh 8 juta orang selama 2018.