Motor Jawa Baru Dirilis, Ini Perbandingan dengan Royal Enfield

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Motor Jawa Perak yang baru dirilis di India. Sumber: autocarindia.com

    Motor Jawa Perak yang baru dirilis di India. Sumber: autocarindia.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepeda Motor Jawa telah bangkit kembali dengan 2 model, yaitu Jawa dan Jawa 42. Motor Jawa akan menjadi pesaing kuat bagi Royal Enfield Classic 350 di segmen motor klasik. Kedua brand tersebut menawarkan desain retro klasik, yang rapi dan bodywork yang minimalis.

    Desain Jawa menawarkan bodywork sederhana dengan fitur desain minimalis. Jawa menjadi otentik desain yang menguatkan klasik modern. Diantaranya tangki bahan bakar berbentuk tetesan air klasik, lampu depan bundar yang dikelilingi oleh krom. Sisi tangki juga dilapisi krom yang dipoles, dengan tulisan Jawa di kedua sisinya. Bagian belakangnya mengikuti tema retro yang sama dengan lampu belakang yang kecil. Knalpot ada dua di kedua sisi menambah kegagahan.

    Baca: Motor Jawa Perak Varian Termahal, Model Bobber Mesin Bertenaga

    Adapun Royal Enfield Classic 350 juga mengikuti tema desain klasik-retro. Namun, desainnya sedikit dimodernisasi agar bisa mengikuti tuntutan tren saat ini. Classic 350 juga dilengkapi banyak chrome di sekitar sepeda motor. Motor ini menggunakan lampu depan bundar klasik, tangki bahan bakar berbentuk tetesan air. Roda menggunakan jari-jari, dengan aksen krom pada pegas suspensi belakang dan indikator samping menambah keseluruhan retro-desain sepeda motor.

    Penilaian Desain:
    Jawa Motor: 8.5 / 10
    Royal Enfield Classic 350: 8/10

    Motor Jawa menggunakan mesin 293cc berpendingin cairan satu silinder. Mesin ini menghasilkan tenaga 27 bhp dan torsi puncak 28Nm. Mesin dikombinasikan gearbox enam kecepatan. Royal Enfield Classic 350 menggunakan mesin silinder tunggal berpendingin udara berkapasitas 349cc. Mesin ini menghasilkan tenaga 19.8 bhp dan torsi 28Nm. Mesin datang dikawinkan dengan transmisi 5 kecepatan. Sehingga membuat sepeda motor Jawa lebih bertenaga dibanding Classic 350.

    Sejumlah motor Royal Enfield Classic 350 Redditch yang dipamerkan dalam acara Indonesia Internasional Motor Show 2017 di Jiexpo, Jakarta, 28 April 2017. Harga yang ditawarkan untuk Royal Enfield Classic 350 Redditch Rp 72,9 juta. TEMPO/Fajar Januarta

    Penilaian Mesin:
    Sepeda Motor Jawa: 8/10
    Royal Enfield Classic 350: 7/10

    Soal fitur, Jawa dan Classic 350 hadir dengan desain minimalis tidak terlalu banyak menawarkan sejumlah fitur baru. Dalam hal keselamatan, Jawa dilengkapi dengan rem cakram 280mm dan rem teromol 153mm di depan dan belakang. Rem cakram depan telah dilengkapi oleh ABS single-channel sebagai standar. Pada kaki-kaki, Jawa menggunakan ban 90/90-R18 (depan) dan 120/80 R17 (belakang).

    Baca: Motor Jawa 300 Akan Memiliki Suara Knalpot Mirip 2 Tak?

    Suspensi dibekali garpu depan teleskopik dengan suspensi pegas ganda di bagian belakang. Sepeda motor ini juga dilengkapi dengan kluster instrumen single-pod. Speedometer dan pengukur bahan bakar pada kluster dibaca dengan arah berlawanan jarum jam. Cluster single-pod juga memiliki layar digital kecil di bagian atas, untuk menampilkan waktu.

    Soal pengereman Royal Enfield Classic 350 juga dilengkapi dengan rem cakram 280mm di depan dan rem teromol 153mm di belakang. Namun, ada juga varian yang menggunakan disc belakang pada model Classic 350 dengan disk 240mm. Royal Enfield juga menyiapkan ABS dual-channel pada model 350cc. Classic 350 menggunakan ban 90/90 R-19 di depan dan 110/80 R-18 di belakang.

    Penilaian Fitur:
    Motor Jawa: 8/10
    Royal Enfield Classic 350: 8.5 / 10

    DRIVESPARK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.