2 Alasan Astra Honda Belum Memberikan ABS pada Motor 125cc

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda BeAT 2018 dengan livery dan stripe baru. 3 Januari 2018. Dok. AHM

    Honda BeAT 2018 dengan livery dan stripe baru. 3 Januari 2018. Dok. AHM

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Honda Motor belum akan memberikan fitur Antilock Brake System pada sepeda motor berkapasitas 125cc. Padahal kompetitornya, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing telah berani membekali motor berkapasitas 125cc yaitu Yamaha FreeGo dengan fitur ABS meski berakibat harga melonjak hingga Rp 3 juta.

    Baca: IMOS 2018: Honda Memajang Skuter Matik Masa Depan Lewat Project G

    Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan fitur ABS pada motor berkapasitas 125cc belum perlu. Hingga saat ini, AHM telah membekali fitur ABS motor berkapasitas paling kecil adalah 150cc yaitu pada Honda PCX dan Honda CBR150R. Sedangkan motor pada kapasitas 125cc masih menggandalkan fitur Combi Brake. "Belum, buat kita (kompetitor sudah mulai membekali motor 125cc dengan ABS) tidak masalah," katanya di sela-sela acara touring Honda Bikers Day di Tasikmalaya, Sabtu 17 November 2018.

    Dia mengungkapkan consumen habit masih menggunakan motor untuk stop and go daripada dipakai dengan kecepatan tinggi. Apalagi, Thomas menambahkan kondisi jalanan di Indonesia banyak yang kondisinya tidak bisa dipakai kecepatan tinggi. Kondisi jalanan Indonesia masih banyak yang tidak layak dengan adanya lubang dan rusak sehingga tidak bisa digunakan untuk kecepatan tinggi. Kondisi berbeda di luar negeri dimana motor bisa masuk tol dan bisa dipacu dengan kecepatan tinggi. "Combi brake sudah cukup," ujarnya.

    Combi brake adalah fitur yang disematkan pada motor matik Honda mulai dari Beat hingga PCX. Fitur ini akan memudahkan pengguna pemula untuk melakukan pengereman serentak antara depan dan belakang ketika handel rem belakang ditekan. Banyak pengguna motor pemula terjatuh ketika melakukan pengereman hanya menggunakan rem belakang.

    Tak hanya itu, Thomas mengatakan penyematan fitur ABS akan mengerek harga motor. Tentunya, hal ini mengakibatkan harga motor tidak kompetitif. Padahal di segmen bawah harga sangat sensitif bagi pasar. "Harga bisa lebih tinggi bisa naik Rp 3 jutaan," ujarnya.

    Kompetitor menjual motor entry level dengan ABS, kata Thomas," Mereka menyasar segmen pasar konsumen yang ingin high tech. Kita masih belum," ujarnya. Meski demikian soal penggunaan ABS, Honda konsen pada kapasitas besar seperti diatas 250cc yang memiliki tenaga besar. Honda telah membekali motor CBR250RR, CRF250 Rally dan sejumlah motor gede berkapasitas diatas 500cc.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto