Kasus Carlos Ghosn Tidak Pengaruhi Hubungan Renault - Mitsubishi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kedua kanan) bersama Chairman of the board Mitsubishi Motors Corporation, Carlos Ghosn (kedua kiri) saat peresmian pabrik baru PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang berlokasi di Cikarang Pusat, Bekasi, 25 April 2017. Pabrik ini berdiri di atas lahan seluas 30 hektare. Tempo/Tony Hartawan

    Presiden Jokowi (kedua kanan) bersama Chairman of the board Mitsubishi Motors Corporation, Carlos Ghosn (kedua kiri) saat peresmian pabrik baru PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang berlokasi di Cikarang Pusat, Bekasi, 25 April 2017. Pabrik ini berdiri di atas lahan seluas 30 hektare. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus yang menimpa pimpinan Nissan, Carlos Ghosn, dinilai tidak akan mempengaruhi hubungan antara pabrikan mobil Jepang itu dengan mitra aliansinya, Renault dan Mitsubishi, menurut Hiroto Saikawa, CEO Nissan Motor.

    "Kemitraan di antara tiga entitas tidak akan terpengaruh oleh masalah ini, tetapi kami akan bekerjasama dengan semua mitra untuk mencegah kemungkinan terjadinya kebingungan," kata Saikawa, Senin 19 November 2018.

    Baca: Bos Nissan Dikabarkan Akan Ditangkap di Jepang, Simak Penyebabnya

    Ghosn merupakan pemimpin aliansi Nissan, Renault, dan Mitsubishi. Pria kelahiran Porto Velho, Brasil, 64 tahun lalu itu pernah menyambangi pabrik Mitsubishi Indonesia pada tahun lalu pada peresmian pabrik manufaktur baru yang kini memproduksi mobil keluarga populer Mitsubishi Xpander.

    Namun pada Senin, tersiar kabar bahwa Ghosn akan ditangkap jaksa penuntut di Tokyo atas dugaan melanggar instrumen keuangan di Jepang. Dilansir Reuters, Senin, surat kabar Asahi melaporkan Ghosn -- yang juga ketua dan kepala eksekutif Renault Prancis -- dicurigai telah mengecilkan penghasilannya sendiri pada laporan keuangan.

    Seorang juru bicara Nissan mengatakan bahwa perusahaan sedang melakukan pemeriksaan terkait laporan tersebut. Ghosn lahir di Brasil dan memiliki darah keturunan Lebanon. Pria yang merupakan warga negara Prancis itu memulai karirnya di Michelin Prancis.

    Baca: Carlos Ghosn Punya Jabatan di Aliansi, Ini Tindakan Mitsubishi

    Ghosn lalu pindah ke Renault, di mana ia mengawasi perputaran dari para pembuat mobil. Dia kemudian bergabung dengan Nissan pada 1999 dan menjadi CEO pada 2001.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.