Toyota Prius Ini Siap Tempur Tak Kalah dari Kendaraan Tank

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Prius diubah menjadi kendaraan tempur. Sumber: motor1.com

    Toyota Prius diubah menjadi kendaraan tempur. Sumber: motor1.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Meriam M61 Vulcan adalah senjata meriam putar yang mampu menembakkan 6.600 putaran amunisi 20 milimeter per menit. Meriam ini banyak digunakan dalam perang. Biasanya meriam ini dikombinasikan dengan mobil jip atau pikap. Namun, produsen kopi Black Rifle Coffee Company (BRCC) mengambil terobosan dengan memasangkan pada mobil listrik Toyota Prius.

    Baca: Begini Rasanya Menjajal Toyota Prius PHEV di Jakarta

    Proyek BRCC membutuhkan waktu 160 jam kerja untuk membangun dan merancang mobil trendy untuk jalan-jalan menjadi mobil perang. Proses yang lama tersebut yang meliputi penghilangan interior mobil untuk memasang senjata. Di dalam kabin Prius menyimpan artileri berat lainnya.

    Vulcan M61, yang biasanya ditemukan pada jet tempur F16, F18, dan F22, adalah meriam putar dengan enam barel yang dapat menghabiskan uang US$ 180.000 sekitar Rp 2,6 miliar saat melakukan penembakan selama satu menit. Setiap putaran amunisi 20mm berharga US$ 27, sehingga menembak terus menerus selama satu detik akan menelan biaya US$ 2.970. Wow!

    Selain modifikasi pada yang terlihat pada Prius dengan memasang M61 Vulcan sehingga menghilangkan sifat ramah lingkungan. Prius sebagai mobil listrik, BRCC memastikan bahwa senjata M61 Vulcan yang berasal dari F16 akan menggunakan jalur primer listrik. Ia juga menggunakan sistem amunisi tanpa tautan, yang mengubah sistem hidrauliknya menjadi listrik.

    Baca: Toyota Prius PHEV dan Mirai Fuel Cell Pikat Pengunjung GIIAS 2018

    Tantangan yang dilakukan BRCC cukup berat dalam membuat proyek ini. Mengubah Toyota Prius menjadi mesin perang cukup sulit, apalagi ketika Anda mengkonversi artileri bertenaga tinggi menjadi senjata bertenaga listrik.

    MOTOR1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.