Suku Bunga Naik, Daihatsu Optimistis Penjualan Mobil Masih Aman

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Ekspedisi Terios 7 Wonders sampai di Desa Sawai, Pulau Seram, Maluku, yang merupakan titik finish dan disambut prosesi flagging oleh manajemen Daihatsu. (ADM)

    Tim Ekspedisi Terios 7 Wonders sampai di Desa Sawai, Pulau Seram, Maluku, yang merupakan titik finish dan disambut prosesi flagging oleh manajemen Daihatsu. (ADM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kenaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps dari 5,75 persen menjadi 6 persen inilai berdampak terhadap penjualan. Akan tetapi, dampak tersebut masih bisa diterima.

    Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengungkapkan dampak kenaikan suku bunga acuan terhadap cicilan kendaraan bermotor mobil yang dibeli secara kredit masih bisa diterima.

    Kenaikan suku bunga acuan tidak bisa dipungkiri berpotensi membuat suku bunga pinjaman kendaraan bermotor mobil mengalami kenaikkan. “Ya, tapi impact-nya pada cicilan masih bisa diterima,” kata Amelia kepada Bisnis,Selasa, 20 November 2018.

    Baca: Fitur Ini Disebut Akan Dipertahankan di Daihatsu Xenia Terbaru

    Dia menjelaskan, yang terpenting adalah perusahaan pembiayaan masih terus mem-backup penjualan kendaraan bermotor mobil secara kredit dengan proses persetujuan atau approval process yang cepat.

    Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 14-15 November 2018 memutuskan untuk menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 6,00 pesen, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 5,25 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,75 persen.

    Amelia mengatakan, tidak ada strategi khusus yang diterapkan oleh perusahaan pada sisa tahun ini terkait dengan dampak kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan oleh Bank Indonesia.

    Perusahaan, lanjutnya, melakukan kerja sama dengan perusahaan pembiayaan guna menyediakan aneka paket penjualan kendaraan bermotor mobil secara kredit. Konsumen, lanjutnya dapat memilih paket penjualan tersebut seperti cicilan terjangkau atau uang muka terjangkau.

    Baca: Daihatsu Sigra Topang Penjualan ADM Januari-Oktober 2018

    Saat ini, ujarnya, rata-rata komposisi konsumen yang melakukan pembelian kendaraan bermotor mobil secara kredit sekitar 70 persen—80 persen.

    Dia mencontohkan, pembeli kendaraan niaga pikap perusahaan yang menggunakan perusahaan pembiayaan bisa mencapai 90 persen. Sementara pembeli Daihatsu Terios yang membeli secara kredit lebih kecil lagi. “Semakin tinggi daya beli customer-nya semakin besar pembelian cash-nya.”

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Daihatsu pada Januari—Oktober tahun ini sebanyak 160.981 unit atau tumbuh 7,4 persen dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama.

    Sebelumnya, Amel mengungkapkan, pertumbuhan sport utility vehicle (SUV) Terios merupakan yang paling dominan di antara kendaraan lainnya. Tercatat, kendaraan tersebut bertumbuh 147,1persen pada Januari—Oktober 2018 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

    Sementara itu, kontribusi penjualan ritel kendaraan bermotor mobil Daihatsu yang terbesar dari Januari sampai Oktober tahun ini adalah Sigra meskipun pertumbuhan penjualan tertinggi dimiliki oleh SUV kategori kecil (LSUV) Terios.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.