Mantan Bos Nissan Manipulasi Gaji, Berapa yang Disembunyikan?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nissan Chief Executive Carlos Ghosn memperkenalkan mobil terbarunya, Nissan GT-R NISMO di Yokohama, Tokyo, Jepang, (19/11). Mobil ini akan menjadi raja jalanan karena merupakan mobil GT-R tercepat yang pernah ada. REUTERS/Yuya Shino

    Nissan Chief Executive Carlos Ghosn memperkenalkan mobil terbarunya, Nissan GT-R NISMO di Yokohama, Tokyo, Jepang, (19/11). Mobil ini akan menjadi raja jalanan karena merupakan mobil GT-R tercepat yang pernah ada. REUTERS/Yuya Shino

    TEMPO.CO, Jakarta - Carlos Ghosn, mantan bos Nissan, diduga memiliki penghasilan yang tidak dilaporkan sebesar US$ 71 juta atau sekitar Rp1,03 triliun yang jauh melebihi dugaan awal atas tuduhan mengecilkan jumlah penghasilan dalam laporan keuangan, menurut warta media Jepang.

    Pria kelahiran Brasil yang menjadi warga Prancis itu akan menghadapi tuntutan baru dari jaksa di Jepang, setelah dipecat Nissan sebagai pimpinan pada Kamis 22 November 2018, yang mengejutkan dunia bisnis karena sosoknya yang dihormati sebagai ketua aliansi raksasa otomotif Nissan-Renault-Mitsubishi.

    Baca: Kasus Manipulasi Keuangan, Carlos Ghosn Terancam 10 Tahun Penjara

    Jaksa menangkap Ghosn pada Senin lalu bersama direktur representatif Greg Kelly atas tuduhan bersekongkol mengurangi jumlah pendapatan Ghosn dalam laporan keuangan, sekitar lima miliar yen atau US$ 44 juta periode Juni 2011 hingga Juni 2015.

    Saat ini, Ghosn diduga mengurangi jumlah pendapatannya dalam laporan keuangan senilai 3 miliar yen dalam tiga tahun fiskal berikutnya, menurut warta Asahi Shimbun dan Nikkei.

    Jaksa berencana menuntutnya dengan tuduhan mengurangi penghasilannya dengan total 8 miliar yen atau US$ 71 juta sejak Juni 2011, kata Asahi. Di sisi lain, berdasarkan hukum di Jepang, tersangka yang sudah ditahan dapat menghadapi surat perintah penangkapan tambahan, dengan hukuman yang lebih berat.

    Ghosn juga diduga tidak melaporkan laba empat miliar yen melalui hak apresiasi saham - metode bagi perusahaan untuk memberikan bonus kepada manajemen atas pendapatan yang kuat, kata Nikkei.

    Baca: Kasus Penangkapan Carlos Ghosn, Saham Nissan Anjlok

    Secara terpisah, kantor berita Kyodo melaporkan bahwa Nissan telah membayar US$ 100.000 per tahun sejak 2002 kepada saudara perempuan Ghosn yang tidak memiliki catatan pekerjaan sebagai penasihat dalam perusahaan itu.

    Wakil kepala jaksa Jepang, Shin Kukimoto mengatakan kasus Ghosn adalah salah satu jenis kejahatan paling serius di bawah Undang-Undang Instrumen Keuangan Jepang, dan Ghosn bisa menghadapi hukuman 10 tahun penjara.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.