Gara-gara Spion Getar, Ducati Menarik 1.676 Unit Motor Supersport

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ducati Supersport yang menjalani penarikan akibat kaca spion bergetar hebat. Sumber: motorcycle.com

    Ducati Supersport yang menjalani penarikan akibat kaca spion bergetar hebat. Sumber: motorcycle.com

    TEMPO.CO, Washington - Salah satu motor andalan Ducati, Supersport mengalami penarikan oleh pabrikan atau recall dengan alasan kaca spion motor tersebut terlalu banyak bergetar sehingga mengaburkan obyek yang dilihat. Menurut keterangan Ducati, penarikan ini dilakukan terhadap 1.676 unit sepeda motor, termasuk model biasa dan versi Supersport S, dari keluaran tahun 2017 hingga 2019.

    Baca: Siap Balap, Ducati Rancang Desain Baru Panigale V4 Pakai Winglet

    Menurut dokumen recall yang dirilis oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional di Amerika Serikat, frekuensi tertentu yang diciptakan oleh kombinasi kecepatan kendaraan dan mesin serta posisi gear, dapat menyebabkan kaca spion bergetar cukup tinggi sehingga bisa mengganggu pengendara dan mengaburkan pandangan obyek di belakang.

    Perbaikan pada desain kaca spion Ducati Supersport yang mengalami penarikan. Sumber: motorcycle.com

    Masalahnya pertama kali diidentifikasi pada bulan September 2018 sebagai hasil dari pengujian yang dilakukan Ducati di Amerika Utara. Kantor Cabang Amerika Utara mengingatkan perusahaan induk yang memutuskan untuk memulai penarikan pada 8 November 2018.

    Baca: Ducati Panigale V4 Diproduksi Pekan Ini Dijual 2018, Ini Harganya

    Dealer Ducati akan akan merancang ulang desain kaca spion terutama di balik kaca tersebut. Pada kaca spion baru akan ditambahkan pelat penguat di belakang cermin (digambarkan dalam warna hijau di bawah) yang diharapkan bisa mengurangi getaran. Sayangnya, bagian-bagian baru baru bisa hadir hingga Februari.

    MOTORCYCLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.