CEV Moto3 Valencia: Gerry Salim Memulai Balapan Posisi 30

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerry Salim, Aragon, Spanyo, 29 Juli 2018. (AHM)

    Gerry Salim, Aragon, Spanyo, 29 Juli 2018. (AHM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Astra Honda Racing Team Gerry Salim tampil dalam seri pamungkas di FIM CEV International di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada 24-25 November 2018. Gerry yang turun di kelas Moto3 Junior World Championship punya motivasi tinggi untuk memberikan yang terbaik. Pada balapan di Albacete berhasil finish top 15 untuk kali pertama tahun ini.

    Baca: Balap Valencia Jadi Seri Terakhir CEV, Ini Target Gerry Salim

    Pembalap asal Surabaya ini berhasil menempatkan diri pada posisi ke-30 dalam latihan hingga kualifikasi. Ia mencatatkan waktu 1 menit 41,059 detik berselisih 2,032 detik dari posisi terdepan Yuki Kunii dari tim Asia Talent Team yang juga rekan Gerry. Ia tepat berada di bawah Deniz Oncu dari Red Bull KTM AJO yang menjadi pesaing dalam kejuaraan Red Bull Rookies Cup.

    Sebelumnya, Gerry mengaku sudah bekerja keras mempersiapkan diri agar mencapai maksimal. ”Hampir setiap hari hujan, jadi saya berharap kami akan beruntung dan mendapatkan kondisi cuaca lebih baik. Saya akan sangat fokus sejak Jumat, hingga saya menyentuh garis finish pada balapan Minggu. Ricardo Tormo merupakan sirkuit yang sudah saya kenal dan karena itulah saya percaya diri bisa meraih hasil bagus," kata Gerry dalam keterangan tertulisnya.

    Baca: Tes Moto2 Jerez: Baldasarri Tercepat, Dimas Ekky Menjanjikan

    Penampilan Gerry di FIM CEV World Championship kelas Moto3 Junior World Championship akan dirangkum dalam dua balapan pada Minggu (25/11/2018), pukul 11.00 dan 14.00 waktu lokal (17.00 dan 20.00 WIB). Masing-masing balapan akan berlangsung dalam 18 lap. Kedua balapan bisa disaksikan secara langsung melalui channel FIM CEV di YouTube


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.