Modif Matik di CustoMAXI, dari yang Hemat Hingga Seharga Motor

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha X-Max yang telah diubah mesinnya menjadi 300 cc dan berpenampilan full karbon dalam ajang modifikasi CustoMAXI 2018 di Silol Cafe Kota Yogyakarta Sabtu 24 November 2018. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Yamaha X-Max yang telah diubah mesinnya menjadi 300 cc dan berpenampilan full karbon dalam ajang modifikasi CustoMAXI 2018 di Silol Cafe Kota Yogyakarta Sabtu 24 November 2018. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Puluhan motor MAXI Yamaha yang telah didandani sedemikian rupa mejeng dalam gelaran ajang modifikasi CustoMAXI 2018 yang digelar di Silol Cafe Kota Yogyakarta Sabtu 24 November 2018.

    Ajang itu menampilkan 40 semifinalis dari wilayah DIY dan Jawa Tengah yang terjaring dari seleksi awal lewat laman website www.customaxiyamaha.com. Dalam kompetisi itu ada modifikasi yang relatif hemat namun ada pula peserta yang menghabiskan biaya hingga puluhan juta.

    Baca: Skuter BMW C400GT Tampil Garang Lawan Yamaha XMAX

    Salah satunya, Yamaha X-Max tahun 2017 milik Nico Harahap, warga Yogya. Pria berperawakan tinggi itu rela merogoh kocek hingga Rp 50 juta lebih atau setara harga X-Max barunya karena tertarik mengubah tampilan matik bongsornya.

    Mengusung konsep sporty-elegan, Nico memoles motornya luar dalam. Mesin X-Max ori 250 cc nya ia ganti dengan mesin ultra atau milik X-max versi Thailand yang berkapasitas 300 cc. "Ini memang X-Max Indonesia tapi rasa Thailand," ujar Nico kepada Tempo.

    Pria yang baru kali pertama ikut kontes motor karena sebelumnya asyik bermain di custom mobil itu mengaku gatal memoles X-Max nya menjadi beda dengan lainnya. Jika kontestan lain banyak memainkan permainan warna lewat sapuan airbrush, anggota klub X-Max Yogya X1JI itu memilih melapisi bodi motornya dengan karbon berbahan kevlar dari muka hingga belakang. Tampilan gahar X-Max warna hitam itu pun makin mencorong berkat sisik karbon.

    Sepasang sein bawaan X-Max pun tak membuatnya puas sehingga ia menambah dua pasang sein lagi dalam bentuk menyatu body tebeng atas seperti sein spion mobil dan di atas handle rem. Lampu depan motor bawaan X-Max yang lebar telah diganti dengan empat unit lampu Projector HID atau Projie agar lebih terang saat touring malam hari. Sedangkan bagian knalpot bawaan juga telah diubah dengan knalpot PR2 Ninja 250 yang menambah kesan gahar matic itu.

    Baca: Penantang Yamaha Xmax Buatan Kawasaki Bersolek Lebih Sporty

    Sedangkan Sugiono dari komunitas Max Militan Sejati atau MMS asal Solo dalam ajang itu mendadani Yamaha N-Max 2018 nya dengan total airbrush dominan biru di seluruh body. "Untuk bodi pengecatan dilakukan hingga empat kali pelapisan agar lebih hidup warnanya," ujar Sugiono. 

    Sugiono menuturkan kaki-kaki N-Max nya juga diperbesar. Sedangkan pengereman yang awalnya piston tunggal diubah menjadi ganda. Tunggangan N-Max nya juga diubah lebih ramah touring dengan membuat desai jok lebih tebal serta naik di bagian depan. Sedangkan area kemudi dan spedometer dilapisi karbon. Untuk mesin sendiri Sugiono masih mempertahankam bawaan aslinya.

    Puluhan motor Maxi Yamaha dalam ajang modifikasi CustoMAXI 2018 di Silol Cafe Kota Yogyakarta Sabtu 24 November 2018. Tempo/Pribadi Wicaksono

    "Yang paling susah bagian pengecatan karena makan waktu lama dan berulang-ulang," ujar Sugiono yang menghabiskan total Rp 20 juta untuk mendadani N-Max nya.

    Baca: Adu Spek Honda Forza 2018 vs Yamaha Xmax, Siapa yang Unggul?

    Selain itu, ada pula modifikasi yang tak terlalu memakan biaya besar. Seperti Yamaha Aerox milik Aris Wilianto asal Yogya. Motor matic bergaya sport khas Aerox itu tampilannya diubah menjadi seperti bagian muka dari Yamaha X-Max sehingga tampak lebar.

    "Saya ingin ngejar tampilan futurusitiknya X-Max tapi tetap mempertahankan bagian sporty Aerox-nya," ujar Aris yang mengaku hanya mengeluarkan Rp 5 jutaan untuk modifikasi simpelnya itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Olahraga Pada Puasa Ramadan Saat Pandemi, Dapat Mencegah Infeksi Covid-19

    Olahraga saat puasa dapat memberikan sejumlah manfaat. Latihan fisik dapat mencegah infeksi Covid-19 saat wabah masih berkecamuk di Ramadan 1442 H.