KTM Duke 125 Meluncur di India, Fitur Kalahkan Sport 150cc

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KTM Duke 125. Sumber: auto.ndtv.com

    KTM Duke 125. Sumber: auto.ndtv.com

    TEMPO.CO, New DelhiKTM Duke 125 telah mengaspal di India sebagai motor pemula. Motor dengan model mirip kakaknya ini dibanderol dengan harga Rs 1,18 lakh atau sekitar Rp 24 juta. KTM mengatakan bahwa sepeda motor akan mulai dipasarkan hari ini di seluruh 450 showroom KTM di India. Pemesanan untuk KTM Duke 125 sudah dimulai sekitar sebulan yang lalu.

    Baca: Test Ride KTM Duke 390 di GIIAS 2018: Torsinya Besar

    Duke 125 menggunakan mesin 124,7 cc silinder tunggal yang menghasilkan tenaga 14,3 bhp pada 9.250 rpm dan torsi puncak 12 Nm pada 8.000 rpm. Mesin dipasangkan dengan gearbox 6-percepatan. Meski mesin cukup bertenaga namun tetap mementingkan efisiensi bahan bakar dan ergonomi yang nyaman.

    Fitur lainnya KTM Duke 125 adalah penggunaan rangka teralis, swingarm Aluminium dan suspensi upside down depan 43 mm termasuk monoshock dengan 10-setelan yang dapat disesuaikan. Pada sektor pengereman memiliki cakram 300 mm di depan dan cakram 230 mm di bagian belakang dengan fitur Antilock Brake System sebagai perlengkapan standar.

    Amit Nandi, Presiden, Probiking di Bajaj Auto Ltd. mengatakan KTM selalu fokus pada performa tinggi, desain yang lancip dan megutamakan gaya sporty. KTM Duke 125 akan menjadi batu loncatan bagi pengendara pemula sebelum naik ke kapasitas lebih besar dan masuk ke dunia balap dengan mesin KTM.

    Baca: Begini Rendering Motor Penjelajah KTM ADV 390 Pesaing Versys

    Mesin KTM akan bersaing dengan Kawasaki Z125 yang sama menggunakan 125cc. Mesin single silinder 125cc DOHC empat katup dengan pendingin cairan yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 14,8 hp pada 10000rpm dan torsi 8,6 lb-ft pada 7700 rpm. Mesin Kawasaki ini difokuskan pada putaran menengah yang diklaim menyenangkan pada kecepatan dibawah 100 kilometer dan sedikit 'tonjokan' pada putaran sedikit lebih tinggi.

    CAR AND BIKE


  • KTM
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).