Sosok Ducati Panigale 1299 Edisi Perpisahan Cocok Dikoleksi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ducati Panigale R 1299 Final Edition. Sumber: asphaltandrubber.com

    Ducati Panigale R 1299 Final Edition. Sumber: asphaltandrubber.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ducati Panigale R 1299 Final Edition menjadi motor paling akhir yang bertenaga Superquadro dari Borgo Panigale. Motor ini adalah salah satu contoh terbaik superbike v-twin yang pernah dibuat oleh perusahaan Italia. Tahun depan, Ducati Panigale V4 empat silinder akan mengantikan Panigale 1299.

    Baca: Ducati Panigale V4 Raih Penghargaan Motor Terindah di EICMA

    Panigale akan meninggalkan kenangan sebagai salah satu motor eksotik dan kencang di eranya. Motor ini menjadi superbike v-twin yang terakhir dari Ducati Motor Holding. Sedangkan mesin V4 akan menjadi pengganti jantung Ducati sebelum nantinya akan beralih pada mesin penggerak listrik atau hybrid dapat menggantikan Panigale V4 dalam waktu satu dekade.

    Ducati Panigale R 1299 Final Edition. Sumber: asphaltandrubber.com

    Ducati 1299 Panigale R Final Edition bahkan lebih istimewa sebagai Superleggera dengan mesin V-Twin 1,285cc memiliki crankshaft yang lebih ringan dengan pin piston dan bantalan balancing yang lebih besar. Sedangkan con-rod dan katup intake maupun exhaust terbuat dari titanium. Seperti yang terlihat pada mesin superbike Panigale R, kedua piston 116 mm hanya memiliki dua cincin piston, di dalam liners silinder baja.

    Baca: Gara-gara Spion Getar, Ducati Menarik 1.676 Unit Motor Supersport

    Knalpot menggunakan titanium superlight dari Akrapovic, dengan desain knalpot balap WorldSBK seperti terpasang pada Ducati Corse pada Panigale R. Knalpot itu bisa meningkatkan tenaga menjadi 206hp dimana berat kering Panigale hanya 168 kilogram.

    ASPHALT AND RUBBER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.