Mesin Moto2 Triumph Lebih Kencang dari Honda, Ini Kuncinya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Moto2 Julian Simon mengetes mesin Triumph 765 cc di Sirkuit Aragon, Sabtu 9 September 2017. Sumber: Motorcycle.com

    Pembalap Moto2 Julian Simon mengetes mesin Triumph 765 cc di Sirkuit Aragon, Sabtu 9 September 2017. Sumber: Motorcycle.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengujian perdana Moto2 dengan mesin Triumph telah tuntas akhir pekan lalu. Usai pengujian, Pihak Triumph mengungkap bahwa mesin racikannya telah dikembangkan dan diuji kehadalan, durabilitas dan performanya sehingga berdasarkan data internal menyebutkan tenaga mesin Moto2 mampu menghasilkan 138 tenaga kuda. Tenaga mesin Triumph lebih besar dibandingkan mesin Honda yang hanya mampu menghasilkan tenaga kurang dari 130 HP.

    Baca: Tes Moto2 Jerez: Adik Tiri Rossi Tercepat, Dimas Ekky Merosot

    Dalam keterangan tertulis, Triumph melakukan pengembangan mesin selama 2 tahun lewat mmengujian dyno dan pengujian beberapa lokasi lintasan. Lebih dari 2.500 lap "race pace" telah dituntaskan di berbagai sirkuit Eropa. Stuart Wood, Chief Engineer Triumph berkata; “Kami sangat gembira menjadi penyedia mesin oleh Dorna, balap motor adalah level tertinggi. Kami yakin bahwa program pengembangan mesin kami telah sangat komprehensif dan bahwa peningkatan daya, penyebaran torsi yang luas dan konfigurasi tiga silinder yang luar biasa akan membawa balapan yang menarik pada 2019. ”

    Mesin balap Moto2 Triumph menggunakan basis pada mesin produksi RS Triple Road 765cc, yang berasal dari Daytona Supersports 675cc yang ikonik. Hal yang sama dilakukan Honda dengan menggunakan basis mesin Honda CBR600RR sebagai mesin Moto2 sejak 2009-2018. Mesin baru ini dibangun untuk menghasilkan lebih banyak tenaga dan torsi, dirancang untuk berputar lebih keras dan dijalankan dengan inersia yang lebih rendah dikombinasi dengan paket bobot yang lebih ringan.

    Mesin Street Triple RS versi jalanan menghasilkan 121 HP. Ketika digunakan untuk balap sekitar 80 persen komponen masih standar. Berikut perubahannya;
    -Kepala silinder yang dimodifikasi dengan inlet yang direvisi
    -Port knalpot untuk aliran gas dioptimalkan
    -Rasio kompresi lebih tinggi
    -Katup titanium & pegas katup yang lebih keras
    -Revisi cam timing untuk peningkatan rpm
    -Injector Bahan Bakar dengan aliran lebih deras
    -Revisi rasio gigi 1 dan 2
    -Adjustable slipper clutch
    -ECU balap Magneti Marelli
    -Modifikasi tutup mesin untuk agar tak terlalu lebar
    -Header lubang buang yang lebih baik

    Baca: Tes Moto2 Jerez Hari Pertama: Dimas Ekky Menjanjikan

    Triumph juga telah mendukung pengujian pengembangan ECU secara ekstensif dengan Magneti Marelli. Proyek ini adalah program pengembangan yang berfokus pada track. Bekerja sama dengan Magneti Marelli, Triumph telah menyediakan data dasar dan penyediaan mesin, pengujian dan tim dukungan teknis Triumph.

    MOTORCYCLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.