Ananda Mikola: Sirkuit BSD City GP Siap Digunakan untuk Balapan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas tengah menyiapkan marka di sirkuit jalan raya BSD City Grand Prix 2018. 30 November 2018. TEMPO/Muhammad Kurnianto

    Petugas tengah menyiapkan marka di sirkuit jalan raya BSD City Grand Prix 2018. 30 November 2018. TEMPO/Muhammad Kurnianto

    TEMPO.CO, Tangerang - Pihak penyelenggara BSD City Grand Prix 2018 (BSD City GP) mengatakan bahwa persiapan untuk balapan yang di mulai hari Minggu, 2 Desember 2018, ini sudah rampung.

    "Persiapannya sudah ok, kemarin kendala di cuaca saja karena hujan dan sudah rampung 100 persen," kata Ketua Panitia BSD City Grand Prix 2018 Ananda Mikola saat di temui Tempo di sirkuit BSD City Grand Prix, Jumat 30 November 2018.

    Baca: Mengintip Persiapan Toyota Team Indonesia di BSD City GP 2018

    Menurut Ananda Mikola, kualitas aspal di BSD sendiri sudah bagus untuk digunakan balapan, sehingga layak menjadi sirkuit jalan raya.

    Persiapan Toyota Team Indonesia menjelang seri terakhir Indonesia Touring Car Championship (ITCC) di BSD City Grand Prix 2018. Jumat, 30 November 2018. TEMPO/Muhammad Kurnianto

    Sirkuit desainer BSD City Grand Prix 2018, Irawan Sucahyono menambahkan bahwa panjang dari sirkuit ini 3 kilometer dengan 12 belokan serta lebar badan sirkuit 10, 5 meter.

    "Kalau saya lihat aspalnya bagus sekali, rata tapi tidak licin, untuk konstruksi aspal bawahnya di BSD ini bagus sekali. Ini merupakan experience pembalap di sirkuit jalan raya," ujarnya.

    Baca: Pekan Ini Final Honda Speed Challenge Digelar di BSD City GP

    Untuk sirkuit jalan raya ini mempunyai karakter yang sangat berbeda dan sistem keamanan yang berbeda, jadi ini satu tahun sekali pengalaman yang baik bagi pembalap.

    "Yang perlu perhatikan adalah faktor keamananya, untuk balap jalan raya ini cukup aman, untuk penonton tidak di pungut biaya, jadi bisa nonton secara gratis," tambahnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.