Minggu, 16 Desember 2018

Dua Motor Kustom Indonesia Raih Penghargaan di Yokohama

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Triawan Munaf,  Kepala Badan Ekonomi Kreatif saat mengunjungi 27TH ANNUAL YOKOHAMA HOT ROD CUSTOM SHOW 2018, 2 Desember 2018, di Jepang. (Kustomfest)

    Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif saat mengunjungi 27TH ANNUAL YOKOHAMA HOT ROD CUSTOM SHOW 2018, 2 Desember 2018, di Jepang. (Kustomfest)

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Dua sepeda motor kustom dari kontingen Kustomfest Indonesian Attack 2018 meraih penghargaan di ajang 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2018, Yokohama, Jepang. Ajang kumpul para builder motor kustom ini melibatkan lebih 400 motor kustom dari seluruh dunia, 2 Desember 2018.

    Dua motor yang sudah dikustom dan membanggakan ini adalah The Falcon karya Queenlekha Choppers. Motor ini meraih FKC Mooneyes Pick Picks Award dan Mooneyes Cool Pick Award. Sedangkan motor kustom RG 545 buatan Ndra King mendapatkan Mooneyes Cool Pick Award. 

    Baca: The Falcon Siap Taklukkan Yokohama Hot Rod Custom Show 2018

    “Tentu hal ini menjadi sebuah apresiasi dari para penggiat kustom kulture dunia atas jerih payah builder Indonesia dalam berproses membuat karya yang berkualitas,” kata Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi, Selasa, 4 Desember 2018.

    Dengan menyabet dua penghargaan ini, ia mengisyaratkan, karya builder Indonesia telah mendapat pengakuan dari negara lain. Kualitas motor kustom dunia semakin meningkat lebih baik dan kreatif.

    The Falcon (Kustomfest)

    Tujuan utama Kustomfest Indonesian Attack bukan hanya soal kemenangan. Namun lebih dari itu bagaimana mengangkat kreativitas dari keberagaman builder dalam berkarya agar menjadi sebuah kekuatan Indonesa di dunia internasional sekaligus meningkatkan kualitas.

    “Kami hanya memberikan ruang, mewadahi potensi yang dimiliki Indonesia untuk kemudian mengajak partisipasi berbagai pihak termasuk pemerintah dalam mendukung kiprah mereka ke level dunia,” kata Lulut.

    Kehadiran tim Kustomfest Indonesian Attack 2018 yang beranggotakan 8 motor dengan 6 builder di acara The 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2018, Minggu, 2 Desember kemarin di Pacifico Yokohama menjadi tonggak kebangkitan dunia motor kustom Indonesia. Bahkan kekompakan para builder di terlihat sejak dari briefing sebelum event berlangsung hingga saat proses loading motor. Termasuk waktu display di area khusus.

    Baca: Keren, 8 Motor Kustom Ikuti Ajang Akbar di Yokohama

    “Semua bahu-membahu, saling membantu demi kesuksesan tampilnya karya Indonesia untuk dinikmati peserta lain dan pengunjung acara di ajang Internasional itu,” kata Lulut.

    Ia menyatakan, para warga Indonesia yang berada di Jepang juga turut menyemangati para peserta. Mereka dengan kompak ikut berfoto bersama deretan motor serta buildernya untuk ikut menyebarkan informasi kehadiran para duta Indonesia tersebut. Bahkan, tidak ketinggalan kehadiran Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menjadi salah satu apresiasi dari pemerintah untuk mendukung potensi ekonomi kreatif Indonesia.

    RCG 545 Chopper (Kustomfest)

    Kustomfest Indonesian Attack 2018 memberangkatkan 8 motor kustom terbaik. Yaitu The Falcon karya Queenlekha Choppers (Yogyakarta), Kanjeng Nyai buatan Psychoengine (Purwokerto) My Baager dan Drakon (Imagineering Customs Jakarta), Badak Agung dan Gajah Ireng karya AMS Garage (Bali), RCG 545 Chopper (Ndra King Bandung) dan Gerald 22 Geges Garage (Pekanbaru).

    Menurut Lulut, pihaknya merasa bangga karena keberadaan Kustomfest Indonesian Attack 2018 telah diakui pemerintah yang hadir langsung di Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 Jepang.

    “Kami puas dan menjadi sebuah hal yang membanggakan karena negara hadir di samping kami. Ke depannya kami ingin duduk bareng membuat road map perkembangan dunia kustom kulture di Indonesia,” kata dia.

    Bentuk dukungan pemerintah untuk pelaku ekonomi kreatif diperlihatkan dengan kehadiran Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf yang terbang langsung dari Jakarta. Triawan mengaku bangga setelah menyaksikan sendiri kemeriahan acara Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 yang ikut diikuti peserta dari Indonesia.

    “BEKRAF sangat bangga dan mengapresasi tim Kustomfest Indonesian Attack 2018 yang secara langung telah ikut memperkenalkan dan mempromosikan desain produk kreatif anak bangsa melalui rancang bangun motor di tengah ratusan peserta lain dari berbagai negara di dunia,” kata Triawan.

    Baca: Ini Dia Profil 8 Motor Kustom Indonesia di Pameran Yokohama

    Ia berharap hal ini memacu para pelaku kreatif lainnya untuk berkarya dan tampil di dunia internasioal dalam berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi.

    Menurut Lulut, selama dua hari di Jepang, Triawan mengunjungi booth peserta dari Indonesia yang mengikuti Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 yakni Elders Company, Unionwell, dan Dinggo.Triawan dan Lulut Wahyudi naik ke atas panggung menyerahkan penghargaan Retro Classic Cycles' Pick +Trip To Kustomfest 2019 kepada Cheetah Custom Cycles Jepang.

    Selain itu, Triawan Munaf menyerahkan kenang-kenangan helm Indonesian Attack 2018 kepada Shige Suganuma (Presiden Mooneyes inc). Helm Kustomfest Indonesian Attack 2018 dibuat oleh Trooper Custom Helmet (Solo) dan dipainting khusus oleh artis painting Titah Argayoga – Exsoutheast (Pati).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".