Minggu, 16 Desember 2018

Peminat Toyota Avanza Masih Tinggi, November Laku 7.700 Unit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Modifikasi Toyota Avanza dengan menggunakan tenda yang dipajang di GIIAS 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Modifikasi Toyota Avanza dengan menggunakan tenda yang dipajang di GIIAS 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto mengatakan bahwa peminat Toyota Avanza masih sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari penjualan dalam dua bulan terakhir yang mencapai 9.000 unit (Oktober) dan 7.700 unit (November).

    “Peminatnya masih sangat tinggi. Kami menjaga penjualan Avanza di angka 6.000-7.000 unit per bulan. Kalau lebih dari 7.000 unit artinya masih sangat bagus,” kata Soerjo di Jakarta, Kamis malam, 6 Desember 2018. “Desember ini saya kira penjualannya akan sama, di angka 6.000-7.000 unit untuk Avanza.”

    Baca: Wah, Dealer Toyota Mulai Diserbu Calon Pembeli Avanza Terbaru

    Menurut Soerjo, segmen mobil keluarga (Multi Purpose Vehicle/MPV) menjadi kontributor tertinggi dalam penjualan mobil Toyota. Sepanjang Januari-November 2018, penjualan wholesales Toyota mencapai 325.500 unit. Sebanyak 62,6 persen disumbang oleh seglem MPV yang terdiri dari Toyota Calya, Toyota Avanza, Toyota Sienta, Toyota Kijang Innova, Toyota Foxy, dan Toyota Alphard.

    Selain Toyota Avanza, MPV lain yang penjualannya cukup tinggi adalah Toyota Foxy. MPV medium dengan 7 kursi ini mencatat penjualan sebanyak 5.000 unit pada Januari-November 2018. Angka ini jauh dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 700 unit.

    Baca: Model Baru Segera Diluncurkan, Avanza - Xenia Diskon Rp 30 Juta

    “Segmen menengah atas yang menjadi market Foxy ini pada dasarnya cukup mapan dan sensitif setiap ada mobil baru. Jadi cukup bagus untuk market Toyota Foxy,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".