Toyota Bertransformasi Menjadi Perusahaan Mobilitas

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Henry Tanoto, Vice President Director PT. Toyota-Astra Motor (Kiri), Yoshihiro Nakata selaku President Director PT. Toyota-Astra Motor (Kedua Kiri), Bob Azam selaku Director PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (Kedua Kanan), dan Keijiro Inada selaku Director PT. Toyota-Astra Motor (Kanan) berfoto bersama Ni Nengah Widiasih (Tengah) sebagai salah satu Hero untuk Project Start Your Impossible di Indonesia dalam acara Start Your Impossible Media Gathering - Hero Project Indonesia. 11 Desember 2018. TOYOTA

    Henry Tanoto, Vice President Director PT. Toyota-Astra Motor (Kiri), Yoshihiro Nakata selaku President Director PT. Toyota-Astra Motor (Kedua Kiri), Bob Azam selaku Director PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (Kedua Kanan), dan Keijiro Inada selaku Director PT. Toyota-Astra Motor (Kanan) berfoto bersama Ni Nengah Widiasih (Tengah) sebagai salah satu Hero untuk Project Start Your Impossible di Indonesia dalam acara Start Your Impossible Media Gathering - Hero Project Indonesia. 11 Desember 2018. TOYOTA

    TEMPO.CO, JakartaToyota Indonesia secara resmi mengumumkan kampaye Start Your Impossible yang merupakan inisiasi korporasi secara global Toyota. Start Your Impossible menandai komitmen Toyota - termasuk Toyota Indonesia – untuk bertransformasi dari perusahaan kendaraan menjadi perusahaan mobilitas.

    Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Yoshihiro Nakata, menyebutkan bahwa Toyota berkomitmen untuk mewujudkan mobilitas untuk semua melalui Start Your Impossible.

    Nilai-nilai Start Your Impossible ini akan berintegrasi ke dalam inovasi dan teknologi Toyota, menjadi landasan dalam aktivitas kontribusi sosial (CSR), dan tentu saja terimplementasi juga pada keikutsertaan Toyota sebagai Official Partner di ajang Olympic Games and Paralympic Games Tokyo 2020.

    Baca: Kampanye Start Your ImpossibleToyota Komitmen Sistem Mobility

    Kampanye Start Your Impossible merupakan semangat untuk menghadirkan mobilitas untuk semua. Toyota berkomitmen menciptakan kendaraan yang dapat memberikan nilai lebih kepada masyarakat, untuk menuju mobilitas di masa depan,” kata Nakata, di Jakarta, Selasa malam, 11 Desember 2018.

    Nakata berharap Start Your Impossible tidak hanya sekadar kampanye, melainkan sebagai suatu inisiasi untuk menginspirasi seluruh karyawan, pemangku kepentingan, dan pelanggan Toyota, serta mengkoneksikan mereka ke dalam komitmen yang sama.

    Komitmen yang dimaksud adalah memberikan dukungan terhadap masyarakat yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mobile, di mana setiap orang dapat menantang dirinya sendiri dari sesuatu yang tidak mungkin (impossible) menjadi mungkin (possible).

    Industri otomotif tengah memasuki periode perubahan yang signifikan dalam 10—15 tahun terakhir. Bagi Toyota, saat ini pesaing sesungguhnya bukan lagi mereka yang membuat mobil, namun mereka yang membuat/menciptakan teknologi. Mobil otomatis, penggerak alternatif, layanan mobilitas, human robot, adalah area baru dalam persaingan yang tengah berlangsung di dunia industri otomotif.

    Sebagai perusahaan yang selalu optimis, ia menambahkan, Toyota tidak pernah melihat perubahan sebagai suatu halangan, tetapi dianggap sebagai sebuah peluang. Kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan lebih baik untuk pelanggan, menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perusahaan. Hal-hal seperti inilah yang membuat industri otomotif menjadi lebih dinamis.

    Baca: Cara Toyota Libatkan Atlet Jadi Pahlawan Keselamatan di Jalan

    Perjalanan mengembangkan berbagai inovasi selama ini semakin meyakinkan Toyota bahwa mobilitas tidak hanya sebatas mobil, ini adalah tentang cara mengatasi tantangan dan membuat mimpi menjadi kenyataan. “Mobilitas bukanlah sebatas menggerakkan manusia dalam arti fisik, tapi juga harus mampu menggerakkan emosional mereka,” ujarnya.

    Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan harus keluar dari konsep kendaraan konvensional, menciptakan bentuk mobilitas baru, untuk mengatasi keterbatasan hari ini dan mencari solusi untuk masalah hari esok. “Ini membutuhkan semangat untuk mulai melakukan sesuatu yang mustahil, Start Your Impossible,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.