Sopir Truk yang Terampil Bisa Tekan Biaya Operasional, Alasannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur UD Truck Valery Muyard dan CEO Astra International UD Truck Sales Operation Aloysius Chrisnoadhi saat peluncuran truck Kruzer di GIIAS, Kamis, 2 Agustus 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto.

    Presiden Direktur UD Truck Valery Muyard dan CEO Astra International UD Truck Sales Operation Aloysius Chrisnoadhi saat peluncuran truck Kruzer di GIIAS, Kamis, 2 Agustus 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto.

    TEMPO.CO, Jakarta -Keandalan pengemudi dalam mengemudikan truk atau sopir truk, tidak hanya menjamin keselamatan sepanjang perjalanan, namun turut menghemat penggunaan bahan bahar sampai 10 persen, sehingga pengeluaran dana operasional semakin efisien.

    CEO Astra UD Trucks, Aloysius Chrisnoadhi mengatakan, keandalan pengemudi juga menjamin perawatan kendaraan secara benar dan tepat waktu. "Keandalan pengemudi bagi UD Trucks sangat penting dan kami bangga turut berperan serta dalam hal ini. Pengemudi andal tak hanya akan meningkatkan keselamatan di jalan raya, juga dapat menghemat pemakaian bahan bakar lebih dari 10 persen," kata Aloysius Chrisnoadhi dalam keterangan tertulisnya, Selasa 18 Desember 2018.

    Baca: Kisah Ibu Jadi Sopir Truk Antarkota Demi Menghidupi 8 Anak

    "Selain itu, mereka akan fasih dalam perawatan harian secara benar. Tentunya ini akan sangat membantu kami dalam menjaga loyalitas terhadap mitra bisnis UD Trucks di seluruh Indonesia," katanya.

    Sejalan dengan hal itu, UD Trucks Indonesia menutup tahun 2018 dengan komitmen kuat demi memaksimalkan potensi sumber daya manusia melalui program "Going The Extra Mile". Program itu digunakan UD Trucks dalam memaksimalkan potensi supir melalui kompetisi pengemudi tahunan Extra Mile Challenge (EMC) untuk menemukan pengemudi dengan keterampilan terbaik.

    Pada gelaran final global kompetisi EMC di Jepang, melalui dukungan UD Trucks Indonesia, Eko Yulianto, pengemudi dari PT Duta Lintas Nusa membawa pulang gelar juara umum serta menjadi yang terbaik pada kategori efisiensi bahan bakar menggunakan truk Quester.

    Baca: Gaharnya Truk Modifikasi dari Lukisan 3D hingga Ada Minibarnya

    Eko Yulianto adalah pengemudi ke-3 dari Indonesia yang berpartisipasi dalam final EMC global. Sebelum melaju ke babak final, Eko melalui seleksi ketat dengan standar internasional, kemudian menjadi yang terdepan dari negara-negara peserta lainnya antara lain Malaysia, Thailand, Mauritius, dan Qatar. "Kompetisi ini telah membuka mata saya akan pentingnya edukasi yang telah diajarkan oleh tim UD Trucks selama ini," kata Eko.

    Valery Muyard, Presiden Direktur dari UD Trucks Indonesia mengatakan, "Komitmen UD Trucks dalam memberikan pendidikan dan pelatihan terbaik bagi pengemudi adalah hal mutlak yang harus terus kami jalankan."

    Simak: Truk Avengers Warga Kendal Jawara Jogja Truck Festival 2018

    Kemenangan dalam EMC sangat bermanfaat bagi pengemudi karena diajarkan, serta diuji pada tiga area utama yaitu pre-driving inspection, fuel efficiency dan safe driving, serta manuvering dan parking. Dari sisi mekanik, program ini bermanfaat bagi UD Trucks agar lebih mudah memantau dan melakukan servis karena kendaraan mereka terjaga dengan baik saat dioperasikan para supir terdidik.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.