Perpres Mobil Listrik Diperkirakan Selesai Awal 2019

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan seusai memberikan keterangan di kantor Badan Pengawas Pemilu, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Luhut memberikan keterangan terkait pose satu jari dalam penutupan forum IMF di Bali beberapa waktu lalu. TEMPO/Syafiul Hadi

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan seusai memberikan keterangan di kantor Badan Pengawas Pemilu, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Luhut memberikan keterangan terkait pose satu jari dalam penutupan forum IMF di Bali beberapa waktu lalu. TEMPO/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) terkait mobil listrik molor hingga awal 2019.

    Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan menuturkan pihaknya bersama Kementerian Perindustrian dan Kementerian ESDM baru akan melakukan rapat pada Rabu, 19 Desember 2018. 

    "Kami akan duduk sama-sama untuk merampungkan Perpres itu," tegas Luhut di Kantor Bappenas, Selasa, 18 Desember 2018. 

    Baca: Moeldoko: Perpres Mobil Listrik Tuntas Awal 2019

    Setelah itu, Kemenko Maritim akan meminta rapat terbatas dengan Presiden. Dengan demikian, dia memperkirakan Perpres mobil listrik baru akan diterbitkan awal tahun depan.

    Awalnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjanjikan Perpres terkait mobil listrik terbit akhir 2018.

    Menurut Luhut, Hyundai telah menyatakan minatnya untuk memindahkan pabrik mobilnya dan mengembangkan mobil listrik di Indonesia.

    Baca: Menteri Airlangga: Perpres Mobil Listrik Selesai Akhir Tahun Ini

    Indonesia, kata Luhut, berpotensi menjadi hub bagi pengembangan mobil listrik ke depannya. Pasalnya, pembangunan pabrik baterai lithium terbesar di dunia akan dibangun di Morowali, Sulawesi Tengah. Pabrik ini dapat memasok kebutuhan baterai lithium bagi motor dan mobil listrik.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.