Pasar Mobil Bekas Pantau Potensi Harga Mobil Wuling Seken

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Family Feastival 2018 digelar di Eling Bening, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu, 1 Desember 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Wuling Family Feastival 2018 digelar di Eling Bening, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu, 1 Desember 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - Di pasar mobil bekas, mobil asal Negeri Tirai Bambu atau Wuling masih sulit ditemukan. Contohnya di sentra mobil bekas WTC Mangga Dua, Jakarta.

    Mobil bekas Wuling masih sulit ditemui, bahkan menurut Senior Marketing Manager Sentra Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih belum menemukan mobil bekas Wuling diperjualbelikan di tempatnya. “Belum ada sekenannya untuk Wuling karena memang belum ada yang jual,” katanya kepada Tempo Rabu, 19 Desember 2018.

    Karena belum menemukan mobil bekas Wuling yang diperjualbelikan, Herjanto mengaku masih belum punya gambaran untuk harga jual kembali. “Saya rasa potensinya cukup bagus. Mungkin orang puas juga (memakainya). Ada kemungkinan konsumen yang mau jual dibeli lagi sama pabrikan buat rental atau buat taksi jadi belum ada di pasar mobil bekas,” ujarnya.

    Baca: Tip Membeli Mobil Bekas Ala Mobil88, Simak 5 Poin Penting Ini

    Hal senada diungkapkan Presiden Direktur Mobil88, Halomoan Fischer Lumantoruan. Menurut dia, Wuling merupakan mobil yang masih baru sehingga belum banyak di pasar mobil bekas. Ia mengaku belum ada laporan mobil Wuling bekas yang masuk ke showroom Mobil88.

    “Mobil88 itu menyediakan mobil bekas all brand atau semua merek ada. Jadi tidak membatasi pada merek tertentu. Artinya, selama market ada demandnya pasti kita sediakan. Cuma kalau hari ini, untuk brand Wuling memang belum karena kan Wuling masih baru,” kata Fischer di Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018.

    Baca: Akhir Tahun, Mobil88 Berikan Promo Cashback hingga Rp 10 Juta

    Ia menambahkan Mobil88 akan melihat potensi Wuling di pasar mobil bekas terlebih dahulu. Hal ini bisa dibuktikan resale value-nya dan penerimaan di masyarakat juga diperhatikan. "Penerimaannya bagaimana jika dijual setelah 3 tahun, apakah harga jualnya bagus. Kalau sekarang ada yang jual ke Mobil88 ya terus terang karena masih sedikit di pasaran, kami juga belum menyiapkan harganya ,” karanya.

    Baca: Duel Avanza Vs Xpander di Pasar Mobil Bekas, Siapa Unggul?

    Menurut Fischer, Mobil88 tidak pernah menolak mobil bekas termasuk Wuling. Jadi kalau ada barang yang masuk, lanjut dia, akan diperiksa marketnya dahulu, tapi hingga saat ini pasaran Wuling bekas memang belum terlihat.

    Beberapa waktu lalu, Tempo juga pernah menanyakan kepada Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani, apakah ada rencana untuk menampung secara khusus jaringan mobil bekas Wuling.

    “Belum tau untuk kedepannya seperti apa, cuma untuk saat ini masih belum karena memang banyak hal yang harus kita persiapkan dan kita kembangkan terutama untuk Wuling yang umurnya masih belum dua tahun di indonesia,” katanya.

    Ia melanjutkan, tapi yang jelas kalau kita bicara jangka panjang pasti banyak pengembangan-pengembangan yang akan kita lakukan.

    Founder Wuling Club Indonesia (WLCI) Hendra Susanto mengatakan bahwa hingga saat ini juga masih jarang yang menjual mobil Wuling di komunitasnya. Kalaupun ada, itupun baru 1-2 unit dan bukan dari anggota komunitas WLCI. “Mungkin masih baru dan value for money mobil murah ini bagus, fiturnya banyak,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.