Penjagaan Pabrik Mobil Esemka Diperketat, Ini Pengakuan Warga

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas karyawan atau pekerja magang di pabrik mobil Esemka di Boyolali. 20 Desember 2018. TEMPO/Dinda Leo Listy

    Aktivitas karyawan atau pekerja magang di pabrik mobil Esemka di Boyolali. 20 Desember 2018. TEMPO/Dinda Leo Listy

    TEMPO.CO, Boyolali - Setelah mobil Esemka kembali menjadi sorotan publik sejak September lalu, PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, semakin tertutup bagi para jurnalis. PT SMK selama ini dikenal sebagai perusahaan atau pabrik yang memproduksi mobil Esemka.

    "Mohon maaf, sekarang kami tidak berani menerima wartawan lagi. Sekarang satpamnya PT SMK sering kemari," kata warga Desa Senting, Kecamatan Sambi, yang rumahnya berbatasan dengan pagar sisi timur pabrik PT SMK, saat ditemui Tempo pada Kamis siang, 20 Desember 2018. Ia mewanti-wanti namanya tak disebutkan dalam tulisan.

    Baca: Pabrik Mobil Esemka Belum Juga Diresmikan, Begini Situasinya

    Karena ketatnya penjagaan di pintu gerbang PT SMK, pada Oktober 2018, sebagian jurnalis dari beberapa media lokal maupun nasional memanfaatkan sebuah lubang di dinding rumah warga tersebut untuk menyaksikan aktivitas di PT SMK. Dari lubang kecil itulah tersiar foto-foto maupun video karya jurnalistik yang menampilkan deretan mobil pikap bercat putih yang diparkir di halaman PT SMK.

    "Setelah kejadian wartawan perempuan itu, ada lagi yang kepergok satpam PT SMK beberapa pekan lalu. Yang terakhir ini bawa mobil, tapi hanya satu orang yang turun mengambil gambar. Saya tidak tahu mereka dari media mana," kata warga tersebut.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh Tempo, wartawan perempuan yang dimaksud warga itu dari CNN Indonesia. Diberitakan di situs CNN Indonesia, pada 29 Oktober lalu, pihak penjaga keamanan PT SMK yang sedang tidak berseragam menemui jurnalis tersebut dan menyuruh jurnalis itu menghapus foto-foto pabrik PT SMK dari telepon selulernya.

    Baca: Soal SDM, Warga Sekitar Pabrik Mobil Esemka Minta Diprioritaskan

    Kisah yang berbeda dituturkan salah seorang jurnalis dari stasiun televisi swasta nasional yang bertugas liputan di wilayah Solo Raya. "Saat itu kami juga didatangi satpam karena menerbangkan drone di sekitar PT SMK," kata jurnalis yang meminta identitasnya dirahasiakan.

    Namun, jurnalis tersebut berhasil lolos alias tidak diminta menghapus file foto dan video dari kamera drone-nya setelah menyamar sebagai mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas penelitian tentang kekeringan.

    Selain kesulitan memotret atau merekam video, jurnalis yang meliput aktivitas di pabrik PT SMK di Boyolali kini juga kesulitan dalam mencari narasumber. "Beberapa warga hingga perangkat desa yang saya temui akhir-akhir ini juga tidak bersedia berkomentar," kata seorang jurnalis dari media lokal di Solo Raya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.