Suzuki Jimny Garapan H&R, Stabil Dipakai Ngebut di Jalanan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Jimny racikan H&R. Sumber: autostation.com

    Suzuki Jimny racikan H&R. Sumber: autostation.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak Suzuki Jimny meluncur di pasar Eropa dan Jepang, banyak rumah modifikasi yang menggarapnya menjadi gaya off-road. Kali ini, modifikasi di luar mainstream.

    Modifikasi Jimny ini adalah karya H&R, produsen suspensi global dari Jerman. Rumah modifikasi ini menawarkan makeover inovatif tanpa ada gaya off road bagi para pecinta yang dipakai untuk kegiatan sehari-hari. Pada modifikasi kali ini lebih cenderung untuk penggunaan penggunaan dalam kota.

    Baca: 6 Bulan Dipasarkan, Suzuki Jimny Mulai Alami Kendala pada ESP

    H&R telah menyiapkan Kit undercarriage yang telah dikembangkan secara khusus untuk digunakan di kota dipasang pada Suzuki Jimny baru. Sehingga menyebabkan mobil Suzuki Jimny menjadi lebih pendek dari aslinya 45 mm atau sekitar 1,8 inci.

    Suzuki Jimny racikan H&R. Sumber: autostation.com

    Selain membuat mobil terlihat lebih gesit tentu saja, menurunkan bagian tengah mobil akan membantu meningkatkan kontrol dan stabilitas terutama saat menikung. Selain memasang satu set pegas baru, H&R juga menawarkan peredam kejut dan batang stabilizer Koni yang akan membantu meningkatkan cengkeraman dengan ban standar.

    Simak: Maruti Akan Produksi Suzuki Jimny di India, Indonesia Kapan?

    Batang penstabil H&R dapat disesuaikan 3 arah, diameter 30 mm untuk gandar depan dan gandar belakang. Selain itu, H&R juga mengembangkan komponen undercarriage lainnya. Setelah memasang suspensi baru, H&R juga merancang penutup bodi kamuflase yang membuat Suzuki Jimny ini terlihat lebih sangar. Dan ada juga penyemprotan berwarna gelap atau smoke pada lampu, memasang lampu LED di atap dan velg Borbet CW hitam dibalut dengan ban off-road.

    AUTOSTATION

    Simak: Suzuki Jimny Laris di Inggris, Inden Terpanjang Sampai Satu Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.