Yamaha Bison Versi India Tambah Padat, Lampu Imut Cakram Belakang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha FZ150 versi 3 atau generasi baru Yamaha Bison di India. Sumber: rushlane.com

    Yamaha FZ150 versi 3 atau generasi baru Yamaha Bison di India. Sumber: rushlane.com

    TEMPO.CO, New Delhi- Yamaha India memperbaiki tampilan Yamaha FZ150 atau di Indonesia dikenal Yamaha Bison. Berdasarkan Motorbeam, tampang Yamaha FZ150 versi 3 telah diuji di jalanan yang menggunakan warna hitam dof sebagai kamuflase bentuk bodi. Meski demikian, sebagian besar tampilan atau bentuk Yamaha Bison mengalami perubahan signifikan.

    Baca: Yamaha XMAX R 250 Racikan Jepang, Akselerasi Tak Kalah dari Mio

    Bodi terlihat lebih padat. Jika diamati bodi memiliki kemiripan dengan Yamaha FZ25 yaitu Yamaha Scorpio di India yang berkapasitas 250cc. Di bagian depan, headlamp, kondom tangki, dan bahkan posisi stang terlihat sangat mirip dengan Yamaha FZ 25. Pada jok kini kembali bermodel tandem meninggalkan jok pisah yang sedikit menyiksa pembonceng.

    Yamaha FZ model lama. Sumber: motorbeam.com

    Pada bagian belakang, desainnya hampir identik dengan model lama Yamaha FZ; kecuali untuk penutup hugger dan muffler baru. Meskipun tidak jelas dari gambar, Yamaha FZ V3 baru mungkin akan menggunakan rem cakram belakanga; ditambah unit ABS single channel sesuai dengan standar keamanan baru. Tentunya, versi baru ini akan menutupi kekurangan selama dibandingkan kompetitor yang sudah menggunakan cakram belakang.

    Simak: Yamaha YZF-R1 GYTR Ludes Terjual Kurang dari 24 Jam

    Yamaha FZ saat ini menggunakan mesin 149cc yang menghasilkan tenaga 13bhp dan torsi 12,8Nm. Ada dugaan Yamaha akan mendongkrak tenaga Yamaha FZ150 karena di India sudah kalah dari kompetitor TVS Apache RTR 160 4V. Soal harga kemungkinan akan mengalami kenaikan dengan pengadopsian ABS.

    DRIVESPARK | RUSHLANE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.