Suzuki Wagon R Meluncur Januari 2019: Tambah Luas, Fitur Berkelas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Wagon R 2019 yang sedang menjalani pengujian di India. Sumber:gaadiwaadi.com

    Suzuki Wagon R 2019 yang sedang menjalani pengujian di India. Sumber:gaadiwaadi.com

    TEMPO.CO, New Delhi - Maruti Suzuki Wagon R baru akan meluncur di India pada 23 Januari 2019. Harga Suzuki Wagon R antara Rs 4-5 lakh atau setara Rp 83,3-104,1 juta. Mobil baru ini akan ditawarkan dengan lebih banyak fitur, ruang, dan tentu saja lebih aman daripada sebelumnya.  

    Baca: Solusi Suzuki untuk Atasi Masalah Kontrol Stabilitas pada Jimny

    Selain itu, Maruti Suzuki juga akan meluncurkan versi Suzuki Wagon R all-electric di India pada tahun 2020. Tetapi untuk sementara waktu kedua mobil akan memakai logo yang sama, meski akan sangat berbeda dalam hal penampilan dan fitur yang ditawarkan. 

    Mesin bensin bertenaga baru Suzuki Wagon R akan menjadi semacam evolusi dari best-seller saat ini. Mobil ini masih membawa desain tall-boy yang tumpul dan berbentuk kotak. Fitur-fitur lebih premium seperti lampu belakang LED dan velg alloy untuk model tertinggi. Meskipun ada beberapa spyshoot dari Suzuki Wagon R yang beredar di dunia maya, namun bahasa desain pada versi India masih tetap menjadi rahasia yang dijaga ketat. 

    Suzuki Wagon R yang baru juga akan hadir dengan fitur-fitur seperti sistem infotainment layar sentuh untuk varian teratas bersama dengan navigasi inbuilt. Juga sensor parkir belakang, kamera parkir belakang, Apple CarPlay, dan Android Auto.

    Simak: Suzuki GSX-S250 di India Pakai Mesin Satu Silinder 

    Mobil baru ini juga akan lebih luas dibandingkan dengan model sebelumnya, yang akan menjadi nilai tambah bagi pembeli mobil keluarga. Di bawah kap, Maruti Suzuki menawarkan kapasitas 1.000cc, 3-silinder. Transmisinya menggunakan manual 5-percepatan, 5-percepatan AMT gearbox, dan CNG.

    CAR AND BIKE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.