Selisih Harga Mobil Hybrid dan Bensin di India Rp 51 Jutaan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Swift Hybrid Strong yang dipamerkan di GIIAS 2018. Sumber: bisnis.com

    Suzuki Swift Hybrid Strong yang dipamerkan di GIIAS 2018. Sumber: bisnis.com

    TEMPO.CO, New Delhi - CV Raman, Direktur Eksekutif Senior Teknik, Maruti Suzuki, mengungkapkan bahwa kesenjangan harga antara mobil bensin dan mobil hybrid di India akan melebar hingga Rs 2,5 lakh atau mencapai Rp 51 juta. Salah satu model yang disiapkan adalah Suzuki Swift. Mobil ini pernah dipamerkan di GIIAS 2018 hanya untuk mencari respon konsumen. 

    Baca: Suzuki Wagon R Meluncur Januari 2019: Tambah Luas, Fitur Berkelas

    Berbicara kepada Moneycontrol, RC Bhargava, Bos Maruti Suzuki India Ltd lainnya mengatakan, "Hybrid juga akan memiliki biaya (kenaikan) yang sama dengan diesel dan kami telah berbicara tentang kenaikan Rs 2,5 lakh atas varian bensin," ujarnya.

    Maruti Suzuki tampaknya mengandalkan powertrain hybrid bensin-listrik yang lengkap pada sejumlah varian untuk menurunkan biaya operasional model-modelnya. Sesuai perusahaan, pengaturan hybrid dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar mobil bermesin bensin hingga 30 persen, sementara varian diesel biasanya menawarkan efisiensi bahan bakar 25 persen lebih tinggi daripada mesin bertenaga bensin.

    Pembuat mobil tersebut dikatakan bekerja dalam hubungan dekat dengan Bosch untuk melokalisasi persentase tinggi komponen powertrain hybrid. Maruti akan memanfaatkan kemitraan Suzuki dengan Toyota untuk pengembangan powertrain hybrid lengkap yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

    Baca: Solusi Suzuki untuk Atasi Masalah Kontrol Stabilitas pada Jimny

    Berbicara pada tingkat hybridisasi yang akan ditawarkan model-model baru, Bhargava menambahkan, “Itu tergantung pada permintaan pelanggan dan juga pada apa yang akan dilakukan pemerintah. Apa yang kita bicarakan adalah hybrid yang merupakan hasil aliansi Suzuki Toyota. Kendaraan listrik akan keluar pada tahun 2020."

    Sejauh ini, Maruti Suzuki hanya menawarkan sistem hybrid ringan, di Ciaz, Ertiga, dan S-Cross. Sementara tingginya biaya teknologi akan membatasi powertrain hybrid penuh untuk mobil seperti Ciaz dan S-Cross. Model seperti Baleno dan Swift, kemungkinan akan menerima varian yang kompatibel dengan CNG untuk menggantikan bensin.

    INDIAN AUTOS BLOG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.