Chrysler Menarik Ribuan Jeep Wrangler di Cina, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All-New Jeep Wrangler diluncurkan di Jakarta, Sabtu 1 Desember 2018. Sumber: antara

    All-New Jeep Wrangler diluncurkan di Jakarta, Sabtu 1 Desember 2018. Sumber: antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Chrysler mengumumkan melakukan recall terhadap 2.548 unit mobil Jeep dan Pacifica yang didatangkan secara impor karena kerusakan sakelar lampu rem dan penutup pada panel manual park release (MPR).

    Mulai 29 Desember, Chrysler akan menarik 1.806 unit Jeep Wrangler yang dibuat antara 7 Agustus hingga 20 September 2017, menurut otoritas China, dilansir Xinhua, Minggu 30 Desember 2018.

    Baca: Jeep Wrangler 2019 Dijual di Atas Rp 1 Miliar, Ini Kelebihannya

    Sakelar rem pada kendaraan itu berpotensi tidak berfungsi sehingga membuat lampu terus menyala.

    Sedangkan kerusakan pada MPR mengakibatkan tuas persneling berpindah dari posisi parkir meski pedal rem tidak ditekan. Masalah ini bisa berpotensi kecelakaan.

    Tidak hanya Jeep, perusahaan juga akan menarik 742 Pacifica yang diproduksi antara 19 April 2017 hingga 6 Maret 2018 mulai Sabtu 29 Desember 2018.

    Penutup MPR pada model Pacifica dapat dilepas tanpa alat. Jika terlepas secara tidak sengaja, kendaraan bisa meluncur dari dari parkiran dan melukai pejalan kaki atau menabrak objek terdekat.

    Baca: Garangnya Modif SUV Jadi Jeep Klasik Habiskan Dana Rp 200 Juta

    Perusahaan memastikan akan mengganti sakelar lampu rem dan penutup MPR pada kendaraan yang terdampak dalam recall ini, demikian Xinhua.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.