Royal Enfield Siapkan Motor Scrambler 350cc, Tetap Klasik

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Motor Royal Enfield Bullet Trial 350. Sumber: gaadiwaadi.com

    Motor Royal Enfield Bullet Trial 350. Sumber: gaadiwaadi.com

    TEMPO.CO, New Delhi - Rumor telah tersebar luas tentang Royal Enfield akan memasarkan sepeda motor bergaya Scrambler tahun ini ke pasar India dan kemudian menyebar pasar lainnya. Menurut gambar terbaru yang tersebar di dunia maya, Royal Enfield sedang mengerjakan versi Scrambler dari Bullet 350 dan Bullet 500 yang kemungkinan akan mulai dijual pada paruh pertama 2019.

    Baca: Royal Enfield Pilih Thailand daripada Indonesia Buka Company Baru

    Motor ini akan diberi nama Royal Enfield Bullet Trials 350 and 500, motor ini terlihat identik dengan yang menjalani pengujian beberapa waktu lalu dan akan datang dengan knalpot naik, ban tahu, jok tunggal, dan beberapa perubahan lainnya.

    Dengan popularitas scrambler global, Royal Enfield mencoba peruntungan. Motor ini berbasis Electra 500 di Inggris, sementara ada kit yang dapat disesuaikan untuk model standar juga. Gambar yang bocor mengungkapkan paling jelas knalpot yang terangkat ke atas dengan spatbor terangkat dan rak bagasi di tempat kursi pembonceng. Fender lebih pendek dari versi standar.

    Ground clearance tampaknya mirip dengan model Bullet, sementara suspensi tampaknya tetap sama tanpa perubahan. Rangka menggunakan warna merah pada Bullet 350 Trials, sementara Bullet 500 Trials mendapatkan sasis warna hijau. Adanya pelindung suspensi depan dan bezel hitam untuk lampu depan.

    Baca: Motor Jawa Laris Manis di India, Inden Sampai September 2019

    Menariknya, Royal Enfield Bullet 350 Trials mendapatkan tangki bahan bakar Interceptor 650 yang terinspirasi dengan logo RE klasik. Mesin tetap sama dengan model Bullet sebelumnya menggunakan 346 cc dan 499 cc. Keduanya juga akan menggunakan ABS pada pengereman.

    CAR AND BIKE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.