Carlos Checa Sebut Ducati V4 Setara Mesin MotoGP 8 Tahun Lalu

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ducati Panigale V4R yang dipamerkan di EICMA. Sumber: motorcycle.com

    Ducati Panigale V4R yang dipamerkan di EICMA. Sumber: motorcycle.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ducati telah merilis superbike terbarunya pada pertengahan tahun lalu. Ducati V4 digadang-gadang bisa menggembalikan kejayaan di Kejuaraan Superbike Dunia. Ducati telah puasa meraih juara dunia selama 7 tahun atau meraih juara terakhir 2011.

    Baca: Ducati 1089 Bergaya Sport Klasik, Bangkitkan Romansa Masa Lalu

    Carlos Checa, juara dunia terakhir dari Ducati mengungkapkan Ducati V4 memiliki kans menjadi juara dunia Superbike tahun ini. Ia membandingkan dengan motor Ducati yang mengantarkannya juara pada 2011 yaitu Ducati 1098R masih kalah jauh dari versi terbaru tidak ada apa-apanya. Ia menyebut mesin dan sasis Ducati V4 lebih sempurna sehingga diharapkan mampu mengalahkan Kawasaki yang selama ini mendominasi kemenangan.

    Ducati Panigale V4 R (Motorcycle)

    Ia sempat beberapa waktu menjajal performa mesin Ducati V4 bersama pembalap Ducati. Mesin yang dipakai Ducati menggunakan mesin basis Desmocidici MotoGP 2015. Ia menyebut motor ini setara dengan motor MotoGP Yamaha yang pernah ia gunakan. "Panigale V4 ini terasa seperti motor MotoGP," ucapnya.

    Simak: Sosok Ducati Panigale 1299 Edisi Perpisahan Cocok Dikoleksi

    "Saya sudah mengendarai V4 dan dapat mengatakan bahwa itu seperti motor MotoGP delapan tahun lalu. Jika Anda membeli motor ini untuk balapan, maka Anda akan merasa seperti pembalap yang sebenarnya," ujar pria 46 tahun ini dikutip oleh sebuah acara di Nolan oleh GPOne. "Dengan motor baru, Ducati dapat melakukannya dengan baik di Kejuaraan Dunia Superbike. Tetapi Ducati harus terus bekerja pada V4 dan menyiapkan proyek ke depan. Motor ini memiliki titik awal yang sangat baik, tetapi persaingannya sangat sulit."

    SPEEDWEEK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok Bebas, BTP Berencana Masuk Bisnis Minyak dan Televisi

    Pengacara Basuki Tjahaja Purnama, Teguh Samudera menyampaikan bahwa setelah Ahok bebas, kliennya akan menekuni bisnis minyak dan terjun ke televisi.