Lamborghini Huracan 2020 Janjikan Mesin Lebih Bengis

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teaser Lamborghini Huracan 2020 facelift. (Motor1)

    Teaser Lamborghini Huracan 2020 facelift. (Motor1)

    TEMPO.CO, Jakarta - Spyshoot facelift Lamborghini Huracan 2020 beredar dan menunjukkan bahwa akan terjadi peningkatan performa pada mesin. Perubahan akan dilakukan pada mesin V10 yang akan membawa tampilan lebih agresif sejalan dengan versi Performante yang lebih kejam dan perubahan ini akan disertai dengan peningkatan sistem aerodinamika. 

    Baik penggerak empat roda dan dua roda akan mendapatkan fitur nip & tuck, dengan power bump untuk mesin 5.2 liter. Tambahan output daya akan dilakukan sekitar 10 hp untuk LP610-4 dan LP580-2, sehingga masing-masing akan berganti kode nama menjadi LP620-4 dan LP590-2. 

    Baca: Lamborghini Meluncurkan SUV Super Urus, Harganya?

    Interior Facelift Huracan kemungkinan akan memakai konsol tengah yang dimodifikasi, serta mengakomodasi tampilan layar sentuh besar seperti Tesla-esque. Itu akan menghilangkan beberapa tombol fisik dan memungkinkan tata letak yang lebih baik. Beberapa perubahan yang terjadi membuat bagian suspensi dilakukan penyesuaian juga. Kemungkinan akan terjadi kenaikan harga untuk facelift ini.

    Lamborghini juga akan mempertimbangkan penyegaran pada Aventador yang direncanakan akan dilakukan pada tahun depan, sambil terus menggeber produksi Urus untuk memenuhi permintaan pasar SUV.

    Baca: Mau Beli Lamborghini Urus dengan Cara Kredit, DP Minimal..

    Pada saat yang sama, kabar tentang hypercar listrik baru dengan kode "LB48H" akan tiba pada tahun 2019 dan perusahaan menyiapkan mesin V12.  Jika mobil listrik Lamborghini ini benar terealisasi, harganya sekitar di bawah 3 juta dolar atau setara Rp 42,7 miliar. Namun, akan menggunakan fitur super kapasitor sebagai ganti baterai.

    MOTOR1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.