Inilah Mainan Lego yang Mampu Ngebut hingga 67 Km/Jam

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lego Bugatti Chiron. Sumber: carscoops.com

    Lego Bugatti Chiron. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mainan Lego biasaanya dibuat atau dirakit untuk mengasah otak. Namun, Lego memiliki mainan yang mampu dipacu lebih kencang yaitu miniatur supercar Bugatti Chiron. Mobil ini seharga US$ 350 atau hampir Rp 5 juta dengan bagian tidak kurang dari 3.599 buah dengan skala 1: 8.

    Baca: Bugatti Chiron Akan Masuk Indonesia, Harganya Nyaris Rp 100 M

    Mainan ini nyaris mirip dengan mobil sebenarnya misalnya, pintu bisa terbuka, mesin memiliki piston bergerak, dan bahkan gearbox bekerja. Satu-satunya hal yang tidak dapat Anda lakukan adalah mengendarainya, mainan ini bisa dipacu. Donut Media kemudian membawa mainan ini ke salah satu toko mainan untuk meningkatkan performa mainan itu.

    Hypercar Bugatti Chiron yang sesungguhnya dapat mencapai kecepatan hingga 442 kilometer per jam. Adapun Bugatti Chiron yang dibuat dari jutaan balok Lego tersebut dapat menghasilkan hingga 5,3 tenaga kuda. Motor1.com

    Mereka berharap mobil berskala Chiron 1:8 yang mampu menyamai kecepatan tertinggi 261 mph atau 420 kilometer/jam dalam bentuk skala atau 52,5 kilometet per jam dengan mainan radio kontrol ternyata mudah dicapai.

    Baca: Bugatti Chiron Ini Hanya Bisa Melaju Maksimal 50 Kilometer/Jam

    Mainan Lego Chiron yang dibuat dari rakitan ini mampu ngebut luar biasa, dengan mudah melampaui kecepatan target dalam proses. Bahkan, Lego Chiron ini mampu berlari kencang hingga 67 Kilometer per jam. Sayangnya dengan kecepatan tinggi untuk mainan ini menjadi sulit dikendalikan. Saat dipakai menikung kendali gagal yang mengakibatkan mainan terguling dan beberapa bagian menjadi lepas.

    MOTOR1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.