New Toyota Avanza Akan Diekspor ke 30 Negara

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang model berpose dalam peluncuran New Avanza dan New Veloz di Jakarta, 15 Januari 2019. PT Toyota - Astra Motor (TAM) meluncurkan New Avanza dan New Veloz yang diharapkan mampu mengikuti kesuksesan pendahulunya. TEMPO/Fardi Bestar

    Seorang model berpose dalam peluncuran New Avanza dan New Veloz di Jakarta, 15 Januari 2019. PT Toyota - Astra Motor (TAM) meluncurkan New Avanza dan New Veloz yang diharapkan mampu mengikuti kesuksesan pendahulunya. TEMPO/Fardi Bestar

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Astra Motor (TAM) baru saja meluncurkan New  Toyota Avanza dan New Veloz di Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 15 Januari 2019. Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto mengatakan, tentunya New Avanza akan diekspor juga ke banyak negara. 

    Baca: New Toyota Avanza dan Veloz Resmi Meluncur, Harga Tidak Naik

    Soal berapa persen suplai dari produksi yang akan diekspor tergantung market disetiap negara tujuan. "Berapa banyak ekspor pastinya selalu berdasarkan kondisi market dari negara yang kami tuju," katanya disela acara peluncuran New Avanza di Jakarta Pusat Selasa, 15 Januari 2019.

    Ia melanjutkan, setidaknya ada 30 negara tujuan untuk ekspor New Avanza, diantaranya seperti ke Asia, Amerika Latin, dan banyak lagi. Harapannya, lanjut dia, apa yang  dilakukan ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia juga, terutama pelanggan Toyota Avanza. Karena berdasarkan studi kami, konsumen menginginkan kendaraan yang cocok sesuai kodisi jalan di Indonesia dan itu sudah terbukti diterima oleh masyarakat dan menjadi pilihan nomor satu.

    Baca: Ini Fitur Terbaru New Toyota Avanza, Kabin Modern dan Makin Aman

    Berdasarkan masukan dari masyarakat, menurut dia, konsumen ingin mobil yang value for money, peace of mind, dan style yang lebih modern. "Kalau ini diterima dengan baik, harapannya market otomotif di Indonesia bisa lebih bergairah lagi,"katanya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto