Honda Kuasai 74,6 persen Pasar Motor 2018, Yamaha Turun Tipis

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan perakitan unit sepeda motor di pabrik AHM, Karawang, Jawa Barat, 3 November 2016. All New Honda CBR250RR akan menjadi model teringan di kelasnya dengan bobot 165 kg untuk tipe standar (STD) dan 168 kg untuk tipe ABS berkat penyematan rangka teralis terbaru dan mesin compact. ANTARA FOTO

    Pekerja menyelesaikan perakitan unit sepeda motor di pabrik AHM, Karawang, Jawa Barat, 3 November 2016. All New Honda CBR250RR akan menjadi model teringan di kelasnya dengan bobot 165 kg untuk tipe standar (STD) dan 168 kg untuk tipe ABS berkat penyematan rangka teralis terbaru dan mesin compact. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) menyebutkan total pasar motor 2018 lalu mencapai 6.383.111 unit. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 8,4 persen dibandingkan penjualan 2017 dengan jumlah motor yang terjual 5.886.103 unit.

    Baca: Penjualan Mobil 2018 di Cina Jeblok, Indonesia Justru Melonjak

    Penjualan yang menggembirakan ini sudah diperkirakan oleh AISI sejak November lalu. Ketua Umum AISI Johannes Loman menyatakan pihaknya optimistis bahwa penjualan pada 2018 bakal melebihi tahun 2017. Indikasinya sudah tampak ketika pada November lalu angka penjualan motor sudah mencapai 5,9 juta unit.

    Astra Honda Motor (AHM) mengklaim, dari tahun ke tahun tak tergoyahkan oleh kompetitornya. AHM berhasil menjual sebanyak 4.759.202 unit motor atau menguasai pangsa pasar 74,6 persen. Angka ini naik tipis dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana AHM menguasai 74,51 persen.

    Sementara itu, Yamaha di urutan kedua dengan penjualan sebanyak 1.455.088 unit atau meraih 22,8 persen, turun sedikit bila dibandingkan tahun lalu di mana pabrikan berlogo garpu tala tersebut meraih 22,9 persen.

    Untuk motor Suzuki, manajemen boleh tersenyum karena pada 2018 mampu menjual motor sebanyak 89.508 unit atau memiliki pangsa pasar 1,4 persen. Angka ini naik bila dibandingkan dengan penjualan tahun lsebelumnya hanya 78.637 unit atau 1,22 persen. Keberhasilan ini tentu saja tidak lepas dari kiprah Suzuki yang sejak awal 2018 lalu menggerojoki pasar dengan produk-produk baru, salah satunya GSX Series, di mana motor sport 150 cc ini mampu menarik minat konsumen.

    Suzuki sukses naik di posisi ketiga menggeser Kawasaki yang kini berada di posisi keempat dengan pangsa pasar 1,22 persen dari sebelumnya 1,33 persen. Kawasaki pada 2018 lalu mampu meraup penjualan 78.982 unit. Penjualan ini cukup bagus, karena Kawasaki hanya mengandalkan penjualan motor sport minus skutik. Sementara para kompetitornya, terutama Honda dan Yamaha, sebagian penjualan motornya banyak ditopang oleh skutik.

    Baca: Ekspor Motor Januari-November 577.755 Unit, Yamaha Terbanyak

    Selain daya beli masyarakat yang lebih baik, peningkatan pasar sepeda motor ini antara lain disebabkan karena harga komoditi di pasaran berangsur membaik yang menyebabkan pembeli di luar Pulau Jawa meningkat. Situasi ini ditambah dengan beragam produk terbaru dari produsen yang meluncur ke pasar. Rangsangan ini membuat kenaikan permintaan di pasar domestik.

    SWA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.