Inilah Tampang Terbaru Suzuki Baleno 2019, Bumper Agresif

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Baleno 2019. Sumber: gaadiwaadi.com

    Suzuki Baleno 2019. Sumber: gaadiwaadi.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penampakan spyshot Suzuki Baleno terbaru kembali muncul, saat ini gambar lebih jelas. Suzuki Baleno kini tampil elegan namun sporty. Baleno terbaru akan diluncurkan pada 27 Januari 2019 di India.

    Baca: Suzuki Baleno Ini Tak Kalah Mentereng dari Supercar McLaren

    Pembaruan yang signifikan dilakukan dengan menganti bumper Suzuki Baleno 2019 dengan model baru yang lebih sporty, dan meningkatkan aliran udara. Sehingga sedikit mengurangi hambatan udara dan yang pasti secara visual tampilan Baleno terdongkrak. Sedikit ke bawah, ada lampu kabut baru.

    Suzuki Baleno 2019. Sumber: gaadiwaadi.com

    Sesuai laporan baru GaadiWaadi.com, semua model Maruti Baleno 2019 akan menggunakan sensor parkir mundur, air bag penumpang depan, dan peringatan kecepatan tinggi sehingga lebih menjamin keselamatan bagi penumpang. Pada model tertinggi akan mendapatkan lampu depan proyektor.

    Secara visual, Suzuki Baleno 2019 akan terlihat sangat mirip dengan model yang saat ini dipasarkan, hanya bagian depan yang mengalami peremajaan. Bagian depan bahkan akan menampilkan aksen gril atas chrome baru. Selain itu, facelift juga menggunakan velg yang lebih besar 16-inci, serta lampu belakang yang sporty dan karpet interior baru.

    Baca: Ini Beda Suzuki Baleno 2019 dengan Versi Lama

    Mesin hatchback andalan Suzuki ini tidak berubah. Baleno menggunakan mesin bensin K12M 1,2 liter, versi diesel dilengkapi dengan D13A 1,3 liter. Mesin bensin menghasilkan tenaga 84,30 PS dan torsi 115 Nm, sedangkan mesin diesel menawarkan tenaga 75,05 PS dan torsi 190 Nm. Kedua mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi manual lima kecepatan dengan penggerak roda depan. Selain itu, mesin bensin tersedia dengan CVT.

    INDIAN AUTOSBLOG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.