Perluas Pasar, Mercedes-Benz Akan Dirikan Pabrik Baru di Mesir

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Mercedes-Benz. REUTERS/Michaela Rehle

    Logo Mercedes-Benz. REUTERS/Michaela Rehle

    TEMPO.CO, Jakarta - Pabrikan mobil mewah Jerman, Mercedes-Benz, yang berada di bawah naungan Daimler, menyatakan sedang merancang rencana untuk membuka pabrik perakitan di Mesir.

    Mercedes-Benz mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pabrik mobil penumpang itu akan dibangun oleh mitra bisnis lokal dan proyek tersebut dikembangkan "dalam kolaborasi yang erat" dengan pemerintah Mesir.

    Baca: Petualangan Seru Yogyakarta-Semarang Bersama SUV Mercedes-Benz

    Anggota dewan Daimler Mercedes-Benz di bidang produksi, Markus Schaefer, dikabarkan telah menggelar "diskusi yang sukses" dengan presiden dan perdana menteri Mesir, dilansir Egypt Today, Sabtu, 19 Januari 2019.

    Schaefer menggambarkan Mesir sebagai "lokasi yang menarik dan kompetitif untuk produksi dan barang logistik pendukung".

    Ia juga mengatakan bahwa memiliki pabrik perakitan di Mesir membuat Mercedes-Benz lebih leluasa dalam memperluas posisi pasarnya.

    Baca: Penjualan Global Mercedes-Benz 2018 Cetak Rekor Baru

    Mercedes-Benz akan menawarkan konsep mobilitas modern, termasuk mobil listrik dan swakemudi, saat Mesir siap memberikan modal baru untuk proyek infrastruktur lainnya.

    Kendati demikian, belum ada kesepakatan yang dicapai atas rencana kerja sama itu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.