Hyundai Tambah Investasi Baru di India Lebih Besar dari Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pabrik mobil Hyundai. REUTERS/Kim Jun-Ho/Yonhap

    Pabrik mobil Hyundai. REUTERS/Kim Jun-Ho/Yonhap

    TEMPO.CO, Chennai - Hyundai siap untuk berinvestasi Rs 7.000 crore atau sekitar Rp 13,9 triliun untuk membangun pabrik mobil listrk di India. Angka invetasi tersebut lebih besar dari yang dijanjikan di Indonesia US$880 juta atau sekitar Rp 12 triliun. Kemungkinan kucuran investasi dari produsen otomotif asal Korea Selatan ini terjadi pada pertemuan investor global dalam waktu dekat.

    Baca: Alasan Hyundai Pilih Indonesia Bangun Pabrik Mobil Listrik

    Mobil listrik adalah masa depan dan fakta inilah yang membuat setiap produsen mobil mengambil langkah untuk menyiapkan rencana elektrifikasi. Duit Rs 7.000 crore akan dikucurkan ke pabriknya di Sriperumbudur, Chennai, India dan memperluas kapasitas produksi untuk memungkinkan produksi dan pengembangan kendaraan listrik.

    Investasi sebesar ini kemungkinan dapat menciptakan lapangan kerja untuk 1.500 orang di pabrik dan akan menyedot masyarakat Tamil Nadu. Bahkan, pemerintah negara bagian Tamil Nadu akan memberikan insentif khusus kepada Hyundai untuk mengucurkan investasi tambahan. Chennai dianggap sebagai Detroitnya di India karena merupakan rumah bagi beberapa produsen otomotif. Lebih dari 30 persen manufaktur mobil India berada di Chennai, dan lebih dari 35 persen manufaktur komponen otomotif produksi di Chennai.

    Baca: Hyundai Lirik Investasi di Indonesia, Fokus ke Mobil Penumpang

    Hyundai memiliki peran besar dalam hal ini, karena mereka sebagai salah satu produsen otomotif yang pertama kali mendirikan pabrik di kota Chennai. Hyundai juga mengekspor ribuan mobil ke beberapa negara, semua diproduksi di pabrik Chennai. Begitu banyak aktivitas telah dilakukan di pabrik Sriperumbudur, masuk akal bagi Hyundai untuk berinvestasi lebih banyak di tempat yang sama dan memperluasnya.

    Baca: Hyundai Investasi US$880 Juta di Indonesia, Akan Sesukses Wuling?

    Kendaraan listrik akan mengambil sebagian besar investasi ini karena Hyundai berupaya mengembangkan mobil listrik untuk pasar domestik India maupun untuk ekspor. Hyundai Kona pernah dipamerkan di Indian Auto Expo 2018 dan kemungkinan akan diproduksi setelah pabrik berdiri.

    DRIVESPARK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.