Mobil Land Rover Pangeran Philip Terguling, Tak Mengalami Cedera

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Philip saat mengendarai Land Rover Freelander 2. Sumber:drivespark.com

    Pangeran Philip saat mengendarai Land Rover Freelander 2. Sumber:drivespark.com

    TEMPO.CO, London - Pangerang Philip mengalami kecelakaan mobil saat mengendarai Land Rover Freelander 2. Ketika itu Pangeran Philip melewati persimpangan dan bertemu dengan mobil Kia namun ia kaget dan terjadilah kecelakaan tersebut.

    Baca: Inilah Jagoan Baru Land Rover Jadi Lawan Tangguh Suzuki Jimny

    Keluarga kerajaan tertua tersebut mengatakan kepada polisi bahwa ia silau dengan pancaran sinar matahari sehingga tidak bisa melihat kendaraan dari lawan arah. Ia tak mengetahui pergerakan kendaraan Kia tersebut. Mobil Land Rover yang dikendarai pria yang berusia 97 tahun itu sempat terguling untuknya tak mengalami cedera dengan sistem keselamatan yang terkini dari mobil buatan produsen asal Inggris.

    Land Rover Freelander 2 Pangeran Philip terguling. Sumber:drivespark.com

    Mobil Kia tersebut dikendarai dua wanita dan seorang balita. Kedua wanita itu harus menjalani perawatan karena cedera ringan, tetapi anak berusia 10 bulan itu tidak terluka. Sebagai formalitas, pengemudi kedua kendaraan dites untuk alkohol dan diketahui bahwa kedua pengemudi tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.

    Baca: Land Rover Defender Lawas di Tangan Kahn Design Tambah Garang

    Kecelakaan itu terjadi di sekitar Sandringham Estate, yang merupakan rumah pribadi Ratu Elisabeth. Pangeran Philip sempat menjalani pertolongan pertama dan kemudian diizinkan pulang. Polisi menyatakan bahwa ia akan tetap di bawah pengawasan selama 48 jam. Ini karena usianya dan beberapa masalah kesehatan yang dia miliki sebelumnya. Pangeran Philip tidak terlibat dalam urusan publik lagi dan sejak 2017 telah melepas jabatannya.

    DRIVESPARK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.