Kendaraan Pedesaan AMMDes Siap Diproduksi Massal

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil AMMdes di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Mobil AMMdes di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian mengumumkan bahwa alat mekanis multiguna pedesaan (AMMDes) siap diproduksi massal dengan target 3.000 unit pada tahun ini. Salah satunya adalah Mobil "Pak Tani".

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, AMMDes telah melakukan serangkaian uji coba dalam rangka produksi massal. Distributor AMMDes termasuk suku cadangnya telah tersedia di pasaran.

    “Saat ini, AMMDes siap diproduksi sebanyak 3.000 unit, dan kami akan tingkatkan menjadi 9.000-15.000 unit per tahun,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 21 Januari 2019. 

    Baca: 4 Unit AMMDes Pengolah Air Bersih Akan Dikirim ke Lombok dan Palu

    Airlangga menggatakan bahwa produksi AMMDes tahun ini ditargetkan sebanyak 3.000 unit dan diarahkan untuk terus naik hingga 15 ribu unit per tahun. AMMDes akan dipasarkan dengan harga Rp 65 juta hingga Rp 70 juta.

    Harga tersebut, menurutnya, belum termasuk aksesoris. Jika terjadi penambahan seperti pompa dan lainnya harganya bertambah. AMMDes akan menggunakan bahan bakar standar emisi Euro 2 atau Biodiesel 20 persen (B20)

    Dia menyebutkan, PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (PT KMWI) selaku produsen AMMDes, telah membangun komitmen kerja sama dengan lebih dari 70 industri komponen dalam negeri untuk menjadi pemasok komponen mobil “Pak Tani” tersebut.

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjajal kendaraan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang telah dimodifikasi pada Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Ahad, 18 November 2018. Kendaraan karya anak bangsa ini memiliki daya angkut sebesar 700 kg. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    “Para pemasok komponen itu sebagian besar adalah industri kecil dan menengah atau IKM. Saat ini, IKM yang terlibat telah mampu memproduksi 184 jenis komponen atau setara 70 persen dari nilai harga AMMDes," ujarnya.

    Presiden Direktur PT Astra Otoparts Tbk. Hamdhani Dzulkarnaen mengatakan, Ammdes meruakan produk dari PT KMWI, yakni perusahaan patungan antara PT Kiat Inovasi Indonesia (KII) dan PT Velasto Indonesia, anak usaha Astra Otoparts.

    “Kami siap memproduksi secara bertahap dengan mulai sebanyak 3.000 unit hingga dapat memenuhi target mencapai 15 ribu unit per tahun,” ujarnya.

    Baca: Modifikasi Mobil AMMDes, Bisa Angkut Motor Trail

    Menurut Hamdhani, antusiasme permintaan AMMDes sejauh ini sangat baik. Pihaknya optimis dapat memenuhi kebutuhan dan spesifikasi yang diinginkan oleh para pembeli tersebut. AMMDes akan diproduksi di pabrik yang berlokasi di Citeureup dan Klaten.

    Produk AMMDes dengan merek KMW ini menggunakan bahan bakar bensin dan diesel yang memiliki sistem penggerak tunggal dengan kecepatan maksimal 40 km per jam, kapasitas silinder tidak melebihi dari 700 cc atau setara dengan 14-15 PK, dengan daya angkut beban mencapai 700 kg.

    AMMDes KMW disiapkan dengan tiga tipe, model fix bin dengan PTO Power Take Off (PTO – mengambil tenaga dari power source dan mentransmisikannya untuk aplikasi yang lain), model fixed bin dengan didukung alat mesin pertanian, dan model flat deck atau passenger dengan PTO.

    Untuk unit AMMDes KMW yang memiliki fasilitas integrated PTO, dapat diaplikasikan dengan alat pemecah gabah, pemutih padi, pompa irigasi, generator, dan berbagai peralatan lainnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.