Body Kit Karma Akan Tampil di Jepang, Menguji Kualitas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Modifikasi mobil (NMAA)

    Modifikasi mobil (NMAA)

    TEMPO.CO, Jakarta - Karma, merek body kit asal Indonesia yang diproduksi di Bandung, Jawa Barat akan mejeng di pameran modifikasi Osaka Auto Messe (OAM), Jepang pada 9-11 Februari 2019.

    Founder Karma, Kiki Anugraha mengatakan, saya berharap nanti di Jepang akan banyak yang membeli body kit Karma. "Semoga di Jepang akan banyak yang melihat dan ingin membeli bodykit Karma, karena dari orderan di email yang masuk saat ini, masih lebih dominan dari Amerika Serikat," ujarnya di Jakarta pada Rabu, 23 Januari 2019.

    Baca: NMAA Akan Bawa Produk Indonesia ke Pameran Modifikasi di Jepang

    Ia melanjutkan, body kit yang akan dibawa ke Jepang tentunya menyasar ke pasar mobil sport plug and play untuk Toyota FT86. Keunggulan dan keunikan Karma dibandingkan body kit lain, lanjut dia, tentunya adalah desain yang lebih agresif dan lebih aerodinamis.

    Harga satu unit body kit dari Karma dibanderol Rp 43 juta, belum termasuk  knalpot dan cat, sudah plug and play untuk Toyota FT86. Hingga kini Karma sudah diekspor ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Arab Saudi, Australi, dan sekarang menyasar pasar Jepang karena masih terlalu sedikit.

    Alasan Karma akan menuju pameran OAM salah satunya adalah untuk menyasar pasar di Jepang karena Toyota FT86 cukup diminati. "Jadi kebanggaannya Jepang itu FT86 sehingga banyak juga yang modif.

    Baca: NMAA Bawa Mercedes-Benz Custom ke Pameran Otomotif di Jepang

    Waktu pengerjaan satu body kit FT86 membutuhkan waktu dua minggu, termasuk bumper depan, spliter, fender depan kanan kiri, over fender empat, sideskirt, bumper belakang, diffuser, dan ducktail.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.