Mercedes-Benz Masih Andalkan Penjualan SUV di 2019

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mercedes-Benz GLC 200 AMG Line. (MBDI)

    Mercedes-Benz GLC 200 AMG Line. (MBDI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mercedes-Benz menutup penjualan selama 2018 dengan catatan cukup bagus dengan 3.859 unit atau mengalami pertumbuhan 12 persen. Catatan ini merupakan catatan tertinggi. Hanya saja, Produsen otomotif dengan logo bintang tiga ini tidak mematok target penjualan pada 2019.

    Baca: Ini Kelebihan Beli Mobil Bekas Mercedes-Benz di Dealer Resmi

    "Kami tidak mengeluarkan (target) dari sisi angka, tapi kami akan memaintance posisi nomor satu yang diraih dengan market share 50 persen. Jika market lebih tinggi growth-nya kami akan ketinggalan, Jangan turun di 2019," kata Kariyanto Hardjosoemarto, Deputy Director Sales Operations and Product Management, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia usai peluncuran E 350 EQ Boost di CIBIS Nine, Jumat 25 Januari 2019.

    Ia mengungkapkan Gaikindo memiliki asumsi growth kurang lebih 1 sampai 2 persen. Hal ini menjadi gambaran bagi Mercy untuk menyiapkan strategi. "Kami optimistis tumbuh tapi kami manage ekspektasi tumbuhnya tak dratis cenderung konservatif, karena tahun politik dan sebagainya," ujarnya. Salah satunya menyiapkan 10 produk baru pada 2019.

    Mercy masih akan mengandalkan SUV sebagai backbone penjualan di 2019. Hal ini menilik tren penjualan SUV di 2018 cukup bagus lebih tinggi dari sedan. "Kami melihat SUV masih akan tetap growth lebih tinggi dari sedan kecuali pemerintah menerapkan keringanan pajak sedan namun juga tidak akan langsung berdampak," ujarnya. Selain itu, kebijakan soal mobil listrik juga akan mempengaruhi. "Tapi kami masih menunggunya," ujarnya.

    Baca: Cara Mercedes-Benz Menarik Konsumen lewat Layanan Cafe ala Dealer

    Produk SUV yang menjadi andalan pada 2018 yaitu GLA, GLC, dan GLS. Menurut Kariyanto, produk yang paling laris adalah GLC dengan kontribusi penjualan mencapai 40 persen dari produk SUV. Kemudian disusul produk SUV Mercedes-Benz GLA dengan pangsa pasar 30 persen. "GLC masih menjadi back bone kami. GLA akan kami perkuat dan segmen SUV masih terus berkembang," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.