Tip Berkendara di Musim Hujan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meski hanya sebentar diguyur hujan deras pada Kamis (14/3), kawasan Gatot Soebroto Jakarta digenangi banjir akibat sistem drainase yang buruk. Banjir memperparah kemacetan saat jam pulang kantor. TEMPO/Dasril Roszandi

    Meski hanya sebentar diguyur hujan deras pada Kamis (14/3), kawasan Gatot Soebroto Jakarta digenangi banjir akibat sistem drainase yang buruk. Banjir memperparah kemacetan saat jam pulang kantor. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Bulan Februari merupakan bulan dengan curah hujan tertinggi di Indonesia. Nah, berkendara pada musim hujan perlu mempersiapkan beberapa hal agar perjalanan Anda tidak terhambat dan kendaraan Anda juga aman dikendarai hingga sampai tujuan.

    Menurut Business Development Division Head PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance), Tanny Megah Lestari, minimal ada tiga hal yang harus diperhatikan sebelum bepergian di musim hujan seperti sekarang.

    Pertama, cek dahulu kondisi kendaraan, mulai dari kondisi ban, lampu, dan wiper, kemudian pastikan juga bahwa pengemudi dalam kondisi fit untuk berkendara.

    "Pengendara harus berada dalam keadaan yang fit karena berkendara dalam kondisi hujan membutuhkan konsentrasi dan kehati-hatian yang lebih tinggi dibanding kondisi normal," katanya.

    Baca: Musim Liburan Akhir Tahun, Ini Tip Berkendara Aman ala Chevrolet

    Ia memberi saran jangan menyalakan kendaraan yang memang sudah terjebak dalam banjir, hal ini bisa mengakibatkan kondisi water hammer pada mesin yang akan memperparah kerusakan.

    Jika tidak mungkin untuk menerobos banjir, lebih baik menghindar atau apabila tidak ada jalan lain, berhentikan kendaraan di tempat yang aman menunggu surut.

    Yang tak kalah penting, katanya, lindungi diri dan kendaraan dengan asuransi karena risiko bisa datang kapan saja.

    Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Adira Insurance memiliki produk asuransi kendaraan bermotor yang bernama Autocillin.

    Produk ini memberikan perlindungan menyeluruh mulai dari kecelakaan di jalan raya, huru-hara, kerusuhan, hingga perlindungan untuk pengemudi dan penumpang kendaraan tersebut.

    Baca: 9 Tip Aman Berkendara Saat Hujan

    Pengendara yang ingin mendapatkan perlindungan dari bencana alam bisa memperluas asuransinya dengan manfaat dari risiko bencana alam.

    "Dengan perluasan bencana alam, pengendara bisa dijamin dari kerugian karena bencana alam, termasuk hujan es, banjir, dan lainnya. Tanpa adanya perluasan manfaat, maka tidak akan dijamin," katanya.

    Adira Insurance juga bisa memproses klaim melalui aplikasi di smartphone dengan nama Autocillin Mobile Claim. Aplikasi ini menjadikan Adira Insurance sebagai satu-satunya perusahaan asuransi yang bisa memproses klaim melalui smartphone.

    "Pemilik kendaraan cukup memfoto bagian kendaraan yang rusak, lalu mengantar mobilnya ke bengkel. Apabila tidak memiliki waktu yang cukup ke bengkel, Adira Insurance siap melakukan pick up and delivery service untuk kendaraan pelanggan," ujar Tanny.

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.