39 Persen Pengemudi Tak Tahu Soal Simbol Peringatan Ban Mobil

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita dengan ban mobil yang kempis. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita dengan ban mobil yang kempis. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengemudi usia muda didominasi oleh milenial dan Gen Z, yang 1,5 kali lebih mudah memahami emoji populer secara benar dibandingkan harus memahami simbol peringatan yang menyala dari sistem monitoring tekanan angin ban mobil (Tire Pressure Monitoring Sistem (TPMS)) di dashboard mobil mereka. Goodyear melihat bahwa kurangnya kesadaran pengemudi dalam mengenali simbol TPMS ini banyak menyebabkan terjadinya kerusakan ban dan memicu sejumlah kejadian kecelakaan.

    Baca: Simak Tip Memilih Ban Mobil yang Tepat Ala Hankook

    Goodyear yang melakukan penelitian terhadap 1,000 orang pengemudi di Amerika, hasilnya 49 persen dari total pengemudi usia muda dan 39 persen dari total keseluruhan pengemudi masih kesulitan mengenali simbol peringataan TPMS dan apa yang harus dilakukan ketika simbol itu menyala. TPMS merupakan sebuah sistem elektronik yang dirancang untuk mengawasi tekanan angin pada ban kendaraan, sehingga memudahkan pengemudi untuk dapat mengetahui kondisi ban mobil mereka secara benar.

    “Goodyear sebagai perusahaan produsen ban terkemuka di dunia melihat kebutuhan edukasi pada pengemudi terkait TPMS dan berinisiatif menjadikan Goodyear Branded Outlet (GYBO)sebagai tempat bagi para pengemudi berkonsultasi mengenai TPMS dan melihat kondisi tekanan angin pada ban mobil mereka,” kata Fred Thomas, VP dan GM Goodyear Retail Amerika dalam keterangannya.

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ada beberapa kemungkinan penyebab tanda TPMS pada mobil menyala antara lain karena terjadinya kebocoran ban, kerusakan pada velg ataupun adanya perubahan suhu yang ekstrim karena cuaca. Tekanan angin yang tidak sesuai pada saat mobil berjalan juga dapat menyebabkan keausan telapak ban yang tidak merata, bensin yang boros serta buruknya pengendalian kendaraan.

    Dari penelitian ini juga ditemukan bahwa kebanyakan pengemudi yang menjadi responden tidak mengambil tindakan pencegahan untuk kendaraan mereka dalam menghadapi perubahan cuaca. Sebanyak 37 persen responden kenyataannya baru mengambil tindakan pencegahan selanjutnya saat kendaraan mereka sudah mengalami masalah.

    Simak: Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan saat Mengalami Pecah Ban

    “Kehadiran Goodyear Branded Outlet akan memudahkan pengemudi untuk mengetahui kondisi ban mereka secara berkala. Di Indonesia sendiri, kehadiran Goodyear Branded Outlet sudah ada lama dan tersebar diseluruh Indonesia. Selain itu, Goodyear juga menyiapkan teknisi profesional disetiap Goodyear Branded Outlet untuk dapat mengedukasi para pengemudi bagaimana menjaga kendaraan mereka agar berada pada performa optimalnya disegala jenis cuaca,” Wicaksono Soebroto, Head of Communication Goodyear Indonesia mengonfirmasi hal yang sama terkait GYBO di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.