Kerennya City Car Nissan Dayz 2019, Muka Mirip Xpander

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nissan Dayz. Sumber: autospinn.com

    Nissan Dayz. Sumber: autospinn.com

    TEMPO.CO, BangkokNissan sedang menggarap Dayz versi baru, mobil Kei atay city car yang ditujukan untuk penjualan secara eksklusif di Jepang. Model terbaru tersebut tertangkap kamera menjalani pengujian di jalan-jalan Bangkok sebagai persiapan sebelum dijual ke pasar global.

    Baca: Nissan Juke 2020 Bodi Tajam Menyudut, Ada Opsi Mobil Listrik

    Nissan Dayz generasi berikutnya terlihat lebih ramping dan lebih sporty daripada model sebelumnya. Nissan Dayz diperkenalkan sebagai kembaran dari Mitsubishi eK yang meluncur sejak Maret 2013, dan hampir enam tahun kemudian, full facelift sedang disiapkan. Dengan penggunaan kamuflase belum terungkap perubahannya, tetapi jelas terlihat bahwa mobil yang didesain ulang lebih ramping dan sporty.

    Di bagian depan, Nissan Dayz telah mengadopsi gril khas V-motion dan fitur lampu depan bumerang dalam desain yang sudah dikenal. Modelnya malah lebih mirip Mitsubishi Xpander. Desain samping mirip juga sporty dengan bentangan yang lebih pendek. Di bagian belakang, lampu belakang bermodel vertikal baru dan spoiler yang sporty.

    Nissan Dayz saat ini tersedia dalam varian standar dan varian Highway Star dengan tampilan depan yang lebih berani, roda sporty, spoiler, dan bumper belakang yang berkarakter. 

    Baca: Kabar Nissan Livina Berbasis Xpander Keluar 2019, Ini Kata NMI

    Spesifikasi generasi baru Nissan Dayz belum terungkap. Model lama memiliki dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.620 mm dengan wheelbase 2.430 mm. Mobil ini tersedia dengan mesin bensin tiga silinder 3B20 660cc dalam versi tanpa turbo dan turbocharged. Model pertama menghasilkan 49 PS dan torsi 59 Nm, sedangkan yang kedua bertambah menjadi 64 PS dan 98 Nm. Transmisi mengandalkan CVT XTronic sabagai standar.

    AUTOSPINN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menurut WHO, Kanker Membunuh 8 Juta Orang Selama 2018

    Menurut WHO, kanker menjadi pembunuh nomor wahid. Penyakit yang disebabkan faktor genetis dan gaya hidup buruk itu membunuh 8 juta orang selama 2018.