Begini Cara Menghilangkan Bau Apek pada Helm Kesayangan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pedagang membersihkan dagangan helm nya di Toko Helm, Pasar Kembang, Surabaya, Jatim, Rabu (8/8). ANTARA/M Risyal Hidayat

    Seorang pedagang membersihkan dagangan helm nya di Toko Helm, Pasar Kembang, Surabaya, Jatim, Rabu (8/8). ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaHelm menempel di kepala sehingga perlu perawatan untuk menjaga menyamanan dan memaksimalkan fungsinya. Saat terik siang hari, penggunaan helm akan membuat kepala berkeringat kemudian membasahi lapisan dalam helm sehingga muncul bau apek. Saat hujan pun bisa menyebabkan kondisi lembab pada helm yang berujung pada munculnya aroma yang kurang sedap.

    Simak: Helm Setelah Dipakai Kehujanan, Begini Cara Merawatnya

    Executive Director RSV Helmet Richard Ryan berbagi cara merawat kebersihan helm sekaligus menghilangkan bau keringat pada helm kesayangan. Langkah pertama yang mudah dilakukan pemilik adalah membuka visor helm seusai digunakan.

    "Selalu buka visor sehabis digunakan sehingga ada sirkulasi udara, supaya enggak bau keringet," kata Ryan di Jakarta, Senin 11 Februari 2019. Setelah itu, pemilik helm harus membersihkan lapisan busa pada helm, setidaknya seminggu sekali jika digunakan setiap hari.

    "Lepas semua padding atau inner helm. Tergantung pemakaian juga kapan harus melepas dan membersihkan inner padding helm kita," kata dia.

    "Saran saya kalau dipakai tiap hari, lepas semua inner-nya satu minggu sekali. Makannya selalu beli helm yang padding-nya bisa dilepas," ujarnya

    Selanjutnya, pemilik helm juga bisa mencegah bau apek dengan menyemprotkan spray yang mampu menetralkan aroma. Ia menggarisbawahi agar tidak menggunakan spray beraroma harum karena berpotensi membuat pengguna pusing karena menghirup wewangian itu selama berkendara.

    Baca: Siswa SMKN 1 Purworejo Ciptakan Helm Antibegal, Ini Kelebihannya

    "Cari spray pembersih helm yang tidak berbau harum. Menurut saya yang benar itu untuk menghilangkan bau jadi tidak harum. Pusing juga kalau dalam helm-nya jadi harum," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.