Target Penjualan Naik, Isuzu Yogyakarta Siapkan Strategi Khusus

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Isuzu Traga, senjata baru Isuzu sambut pasar pasca bandara baru Yogya beroperasi 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Isuzu Traga, senjata baru Isuzu sambut pasar pasca bandara baru Yogya beroperasi 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyalarta - PT Astra Isuzu Yogyakarta selaku main dealer Isuzu menargetkan dapat menguasai 45 persen pangsa pasar di wilayah DIY sepanjang 2019.

    Kenaikan target market share commercial vehicles (CV) sebesar kurang lebih enam persen dibanding tahun 2018 yang sebesar 39,23 persen atau tertinggi di DIY itu dilakukan dengan sejumlah langkah yang telah disiapkan sejak awal tahun.

    "Kami tetapkan lebih awal segmen pasar yang disasar sebelum launching produk, klasifikasi produk yang sesuai target jadi factor utama capaian market share,” ujar Branch Manager Astra Isuzu Yogyakarta, Uberlin Tangkas Selasa 12 Februari 2019.

    Dengan kondisi itu, ujar Uberlin, pemasaran unit tidak akan sia-sia dan lebih tepat sasaran. “Saat menyasar konsumen, kami pisahkan sesuai targetnya sehingga benar benar sesuai kebutuhan mereka," ujarnya.

    Baca: Diproduksi di Indonesia, Isuzu Traga Segera Diekspor

    Uberlin mencatat, dari market share CV sebesar 39,23 persen sepanjang 2018 lalu, unit Isuzu paling banyak peminta terutama jenis dump truck 6,1 enam ban dan juga market untuk tipe bak kayu 5,8 dan 5,3 sebagai operasional ekspedisi dan kargo.

    Berkaca dari hasil penjualan 2018 itu, Isuzu Yogya tahun 2019 akan lebih menggenjot penjualan produk anyarnya untuk segmen pick up medium seperti Isuzu Traga.

    Tahun 2018, Isuzu mencatat penjualan Traga setiap bulan stabil di angka 4-5 unit. Tahun 2019 ini penjualan unit Traga ditarget mulai meningkat menjadi 9-10 unit tiap bulan atau hampir 45-50 persen.

    Isuzu Yogya juga bakal menggenjot penjualan seri terbaru yakni New Isuzu Giga yang diluncurkan sejak 2018 lalu dengan target lebih spesifik. Yakni kalangan pengusaha jasa kargo dan perusahaan ekspedisi, baik para distributor dan perusahaan jasa angkutan lain. Tahun 2018 Isuzu Yogya mencatat rata-rata penjualan unit New Isuzu Giga baru 3-4 unit per bulan.

    "Untuk New Giga kami tak mau muluk-muluk, karena DIY juga bukan kawasan industri khusus, pelabuhan atau pergudangan yang menunjang penjualan unit Giga itu,” ujar Uberlin.

    Baca: Bandara Yogyakarta Dibangun, Penjualan Isuzu Terdongkrak

    Uberlin mengakui, di tengah positifnya industri otomotif nasional sepanjang 2018, pertumbuhan penjualan unit Isuzu secara nasional telah naik sebesar 25.286 unit atau naik 23 persen dibandingkan tahun 2017 lalu.

    Kondisi pertumbuhan perekonomian di DIY pun mendukung dengan maraknya pembangunan infrastruktur seperti penambahan jalan tol dan proyek bandara baru Kulonprogo. Kondisi itu mau tak mau ikut mendongkrak penjualan industri otomotif di DIY.

    Sebagian besar wilayahnya masih ditopang dengan produksi hasil pertanian  ikut andil dalam mengerek penjualan unit Isuzu setiap tahun. Terutama untuk kebutuhan mengangkut dan memasarkan hasil bumi petani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.