Merasa Cukup Diterima di Indonesia, Ini Startegi DFSK pada 2019

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sokonindo Automobile resmi memasarkan SUV DFSK Glory 580 di Bandung, Jawa Barat, 4 September 2018. (DFSK)

    Sokonindo Automobile resmi memasarkan SUV DFSK Glory 580 di Bandung, Jawa Barat, 4 September 2018. (DFSK)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persaingan mobil jenis SUV di Indonesia kian meriah, salah satunya semenjak kehadiran Dongfeng Sokon (DFSK). Enam bulan ikut meramaikan pasar roda empat Indonesia, PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek (APM) DFSK di Indonesia mengklaim diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

    DFSK akan berusaha agar terus diterima dengan baik di Indonesia. Disampaikan Marketing Manager DFSK, Permata Islam, ada tiga hal yang difokuskan oleh DFSK sebagai strateginya termasuk untuk tahun ini. Pertama adalah mempersiapkan produk dengan kualitas terbaik.

    “Semenjak kami resmi luncurkan Glory 580 dari Juli 2018 kami merasa cukup diterima. Artinya gini, fokus dari DFSK seperti yang manajemen kami sampaikan adalah pertama, persiapkan produk dengan kualitas terbaik, contohnya dengan SUV Glory 580 yang sudah kita perkenalkan,” katanya kepada wartawan, di Jakarta, rabu 13 Februari 2019.

    Baca: Diam-diam DFSK Sudah Ekspor Glory 580

    Fokus yang kedua kata pria yang akrab disapa Arta itu adalah membangun jaringan yang kuat. DFSK berencana menambah 40 jaringan di seluruh Indonesia hingga akhir 2019.

    “Fokus kedua karena kami merek baru, sadar harus membangun network, makanya fokus kedua kami adalah membangun network. Total network yang dicanangkan di 2019 adalah 40, ada di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, yang baru itu di Balim” tuturnya.

    Baca: SUV DFSK Terbaru Segera Meluncur, Harga Kompetitif

    Fokus terakhir, lanjut Artha, adalah terkait layanan purnajual. Artha menyebut selama ini layanan purnajual mereka menjadi salah satu alasan Glory 580 diterima dengan cukup baik di pasar roda empat Indonesia.

    “Fokus ketiga berkaitan dengan layanan purnajual, aftersales service, sparepart yang kita kiri dengan network tadi, sama warranty yang pertama di indoensia 7 tahun atau 150 ribu km,” katanya..

    “Ke depannya kita akan terus kenlkana produk lain yang masih fokus di SUV, dan dengan bertambah network kami harap penjualan terus meningkat,” ujarnya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Riuh di Panggung, Riuh di Cyber

    Di dunia maya, adu cuitan dan status jauh lebih ramai antara pendukung dan juru bicara kedua kubu.