Mobil Chevrolet Caprice Bintang di Furious 7 Dijual Murah

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu bintang di film Furious 7 2015, Chevrolet Caprice 1987. Sumber: carscoops.com

    Salah satu bintang di film Furious 7 2015, Chevrolet Caprice 1987. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu bintang di film Furious 7 2015, Chevrolet Caprice 1987 yang dikemudikan oleh Tyrese Gibson dan Ludacris akan dijual di eBay dengan harga yang terjangkau.

    Baca: McLaren 720S Jadi Bintang di Fast and Furious Hobbs&Shaw

    Mobil itu ditampilkan dalam sejumlah adegan sepanjang film kelanjutan dari Fast and Furious dan membuat banyak penonton film berdecak kagum. Chevrolet Caprice dilengkapi dengan mesin V8 350 hp, rem tangan hidraulik, dan satu set velg dan ban lebar, tampak luar biasa.

    Ketika pembuatan film untuk Furious 7 berakhir, Universal Studios memberikan hadiah mobil kepada Ludacris. Meskipun ada rencana untuk mempertahankan dan memodifikasi mobil, mobil ini dilelang oleh Mecum pada Mei 2017. Sekarang mobil itu masuk kembali di pasaran untuk mencari majikan baru.

    Masih belum jelas apakah penjual eBay adalah orang yang sama yang membeli mobil di lelang kembali pada tahun 2017. Meskipun demikian, penjual mengatakan bahwa fitur Caprice dan modifikasi masih sama ketika membintangi Furious 7. Bersamaan dengan V8, rem tangan, dan roda, mobil ini juga mencakup roll cage, bahan bakar khusus, spoiler belakang yang terinspirasi NASCAR, dan penggunaan tudung. Mobil ini menunjukkan head-turner sejati.

    Baca: Mobil Fast and Furious Tokyo Drift Nissan 350Z Dijual, Harganya..

    Mobil ini mungkin satu-satunya jenis yang masih ada di dunia yang membuat taksiran harga sulit. Namun penjualnya dikabarkan mematok harga yang murah hanya US$ 22.995 atau sekitar Rp 325 jutaan.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.