Yamaha RX King Motor Buas Tapi Sensitif, Begini Cara Merawatnya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha RX King spek balap milik Bos BKJ Erick Tanjung. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Yamaha RX King spek balap milik Bos BKJ Erick Tanjung. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Sepeda motor Yamaha RX King menjadi salah satu produk legendaris yang oleh para pecintanya masih dianggap sebagai raja jalanan dan belum tergantikan.

    Pamor motor dengan kapasitas mesin 135 cc ini setelah dihentikan produksinya oleh Yamaha 2008 silam, justru makin menanjak dan menjadi item paling diburu sampai harganya menjulang.

    Karena masuk jajaran motor klasik dan sudah tak diproduksi lagi, maka gampang-gampang susah untuk merawat motor klangenan itu.

    “RX King itu sebenarnya motor awet, hanya sangat sensitif jadi harus jeli perawatannya,“ kata pecinta yang juga pendiri bengkel spesialis RX King, Bursa Karbu Jogja, Erick Tandjung, saat ditemui Tempo Senin 18 Februari 2019. 

    Baca: Inilah Yamaha RX King yang Paling Diburu Kolektor, Harga Meroket

    Berikut tip menjaga agar motor Yamaha RX King awet versi Bursa Karbu Jogja:

    1.Jaga asupan oli samping

    Sebagai motor dua tak, Yamaha RX King sangat bergantung dengan keberadaan oli samping. Oli samping menjadi elemen penting dalam proses pelumasan untuk membantu pembakaran dalam mesin. Telatnya pemberian oli samping akan membuat seher atau piston kering dan terkena dampak pertama. Jika seher sudah terkena maka akan merembet ke setang seher lalu juga laker bandul. Apalagi bagi pemilik yang suka gas pol motornya, saat oli samping telat diberikan maka lebih buruk lagi dampaknya. Sehingga jika ada motor RX King tak mengeluarkan asap knalpotnya justru bisa dicurigai, karena kemungkinan ada persoalan dalam pembakarannya.

    “Kalau sekali saja telat oli sampingnya, bisa fatal, langsung bubar daleman mesinnya dan harus turun mesin, “ ujar Erick.

    1. Cek berkala usia spare part

    Meski dikenal cukup awet dan tangguh, spare part RX King pun punya usia. Sehingga butuh pengecekan. Apalagi bagi pemilik suka gas poll saat mengendarainya maka wajib lebih sering memperhatikan bagaimana kondisi oli mesin, kampas kopling, dan laker bandul.  Misal jeda enam bulan, bagi yang suka mengendarai kencang wajib memeriksa kampas kopling yang dikenal cukup boros. Sedangkan jika pemakaian wajar, alias tak kebut-kebutan, kondisi mesin bisa awet dua sampai tiga tahun. 

    Baca: Yamaha RX King Bos BKJ Pernah Ditawar Rp 50 Juta, Speknya Gahar

    “Apalagi kalau motor sudah mulai mengeluarkan kasar sedikit, langsung cek, jangan sampai merembet ke komponen lain,” ujarnya.

    1. Jangan buat mesin terlalu berat bekerja

    Motor RX King merupakan motor terlincah yang pernah ada untuk dipakai dalam berbagai manuver jalanan. Beban terlalu berat yang diberikan pada motor ini bisa membuat performanya terpengaruh. Misalnya saja motor tersebut dipakai kampanye dengan cara membobol knalpotnya untuk menghasilkan raungan suara keras memekakkan telinga. Meskipun seringkali RX King untuk kampanye itu disiasati dengan menambah oli samping pada bahan bakar namun tak banyak berpengaruh.

    “Membuat knalpot blombong pada RX King bisa membuat seher cepat tergerus, karena pengapiannya lebih besar lalu membuat mesin cepat kering dan panas,” ujar Erick.

    Erick menuturkan, jika Yamaha RX King sampai turun mesin biayanya tak murah. Bisa mencapai Rp 1,5 juta dan tak menjamin performa motor kembali sendiri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.