Begini Cara UD Trucks Tekan Angka Kecelakaan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kegiatan safety driving pengemudi UD Trucks di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 21 Februari 2019. (UD Trucks)

    Kegiatan safety driving pengemudi UD Trucks di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 21 Februari 2019. (UD Trucks)

    TEMPO.CO, Jakarta - Astra UD Trucks menggelar kegiatan safety driving untuk pengemudi truk di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 21 Februari 2019. Kegiatan keselamatan berkendara ini merupakan kerja sama dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan mengusung tema 'Ayo Aman Berlalu Lintas'. 

    "Kehadiran pengemudi truk sangat berpengaruh terhadap perekonomian di Indonesia, dan keamanan dalam mengemudi patut di perhatikan, karena merekalah jantung jalannya perindustrian di Indonesia," kata Winarto Martono, COO Astra UD Trucks, dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, Jumat, 22 Februari 2019. 

    Pengemudi truk, kata Winarto, adalah salah satu elemen utama yang penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, mengingat lebih dari 70 persen kargo di negara ini diangkut melalui jalur darat.

    Baca: Cara Astra UD Trucks Mendukung Bisnis Logistik di Indonesia

    Berdasarkan data Korlantas Polri, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia sejak 2011-2018 tercatat mencapai 30 ribu jiwa. Korlantas menargetkan pada 2020 mendatang angka kecelakaan bisa ditekan menjadi 15 ribu jiwa, melalui upaya pengedukasi masyakarat di seluruh Indonesia mengenai kemanan mengemudi kendaraan.

    "Upaya positif dari Kepolisian Republik Indonesia dalam mengedukasikan para pengemudi melalui program Safety Driving yang berlangsung hari ini sangat kami dukung, apalagi pengemudi merupakan titik interaksi utama bagi industri kami," lanjut Winarto.

    Baca: Januari-November 2018 Penjualan UD Trucks Naik 10,7 Persen

    Program yang di buka oleh R. Istrijanto selaku manager HSSE TPK Koja ini mengundang 40 pengemudi truk dengan edukasi yang terbagi menjadi 2 bagian, yakni peran serta masyarakat dalam pemberantasan narkoba dan edukasi keamanan berlalu lintas.

    "Kami menyadari bahwa tanpa edukasi seperti ini, walau di dukung dengan produk UD Trucks yang mutakhir seperti truk ringan Kuzer yang sudah mulai mengaspal, serta dibantu jajaran pelayanan dealer di seluruh Indonesia tidak akan produktif apabila tidak ada sinergitas dan keseimbangan diantara semua itu. Kegiatan in merupakan gerakan moral atas kepekaan, kepedulian dan tanggung jawab seluruh instansi dalam industri ini," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.