Cina Impor 1.800 Mobil Listrik Tesla dari Amerika Serikat

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tesla Model 3 diperlihatkan pertama kali di depan sebuah pabrik jelang diserahkan kepada pembeli pertamanya di California, AS, 28 Juli 2017. Mobil terbaru dari Tesla ini, Model 3 telah diserahterimakan kepada 30 pembeli pertamanya. REUTERS

    Tesla Model 3 diperlihatkan pertama kali di depan sebuah pabrik jelang diserahkan kepada pembeli pertamanya di California, AS, 28 Juli 2017. Mobil terbaru dari Tesla ini, Model 3 telah diserahterimakan kepada 30 pembeli pertamanya. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari 1.800 mobil listrik Tesla, 1.600 diantaranya adalah Model 3 yang didatangkan dari Amerika Serikat, akan tiba di pelabuhan Shanghai, Cina pada Jumat, 22 Februari 2019. Ini sekaligus menandai pengiriman skala besar model baru Tesla ke kota bagian Cina timur.

    Bea cukai Shanghai mengatakan bahwa perizin akan dikeluarkan secara cepat untuk kendaraan ini. Sehingga menandakan 1.800 mobil Tesla itu akan diangkut langsung ke dealer setelah turun di Pelabuhan Pudong Waigaoqiao. 

    Berdasarkan data bea cukai setempat, Shanghai mengimpor 373 ribu mobil pada 2018, turun 9,8 persen. Sedangkan harga rata-rata untuk setiap kendaraan impor naik 5,7 persen.

    Baca: Penjualan Mobil Listrik Tesla di Cina Naik 90 Persen

    Sebelumnya, Tesla berupaya mempercepat pengiriman unit kepada pemesan di CIna. Tesla kini telah mengejar percepatan produksi mobil listrik dengan membangun pabrik di Negeri Tirai Bambu itu. Peletakan batu pertama pabrik ini dilakukan pada Senin, 7 Januari 2019. Pada tahap pertama pabrik itu akan memproduksi sekitar 250 ribu kendaraan per tahun, termasuk Tesla Model 3

    Selain itu, pabrik ini akan menggabungkan fungsi penelitian dan pengembangan, manufaktur, penjualan dan pusat inovasi kendaraan listrik, juga akan memiliki output tahunan 500 ribu  kendaraan listrik.

    Sebelumnya, CEO Tesla Elon Musk memposting di Twitter, mengatakan konstruksi awal pabrik akan selesai musim panas ini.

    Baca: Saingi Tesla, Pabrikan Jerman Ramai-ramai Bikin Mobil Listrik

    Tesla mencatat penjualan yang baik di Cina. Sukses inilah yang kemudian mendorong pendirian pabrik di pasar mobil terbesar di dunia itu. Tesla mengumumkan pertumbuhan pendapatan tercepat di Cina pada tahun 2017. Pendapatan perusahaan dari pasar Cina mencapai US$ 2 miliar pada tahun 2017, naik lebih dari 90 persen year on year, menurut cabang Tesla di Cina.

    Perusahaan telah menginstal lebih dari 1.000 supercharger di Cina, yang memungkinkan kendaraan mengisi baterai secara cepat dalam satu jam. Tesla juga juga membangun tiga stasiun pengisian ulang baterai terbesar di dunia di Cina. Tesla menyampaikan versi modifikasi dari Model S dan kendaraan Model X ke pasar Cina tahun lalu untuk memenuhi standar pengisi daya yang ditetapkan Negeri Tirai Bambu itu.

    CHINA DAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.