Suku Cadang Buatan Pabrik Cina-Indonesia Kompetitif di Pasar AS

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dubes RI untuk Cina Djauhari Oratmangun (dua kanan) foto bersama jajaran pimpinan Hebei Kuma Hydraulic Machinery Co Ltd, perusahaan onderdil patungan Indonesia-Cina di Provinsi Hebei. Sumber: antara

    Dubes RI untuk Cina Djauhari Oratmangun (dua kanan) foto bersama jajaran pimpinan Hebei Kuma Hydraulic Machinery Co Ltd, perusahaan onderdil patungan Indonesia-Cina di Provinsi Hebei. Sumber: antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan onderdil suku cadang alat berat yang didirikan pengusaha dari Indonesia bersama mitranya di Cina telah berhasil mengekspor produk-produknya ke Amerika Serikat. "Selain Amerika Serikat, produk yang dihasilkan mereka juga dipasok ke perusahaan alat berat ternama di Italia dan Jepang," kata Duta Besar RI untuk Cina Djauhari Oratmangun di Beijing, Cina, Selasa 26 Februari 2019.

    Baca: 3 Faktor Ekspor Suku Cadang Mobil 2018 Mengalami Pertumbuhan

    Dongfeng Group Indonesia memiliki saham sekitar 61 persen di Hebei Kuma Hydraulic Machinery Co Ltd, sedangkan sisanya dimiliki mitranya di China, Hebei Jinguang Auto Parts Co Ltd.

    Pabrik yang berlokasi di Kabupaten Linxi, Provinsi Hebei, itu memiliki 14 paten yang memproduksi suku cadang alat berat, suku cadang mesin, pompa hidrolik, mesin hidrolik, dan katup hidrolik.

    Perusahaan yang menempati lahan seluas 100 hektare itu mempekerjakan 600 orang dengan kapasitas produksi 90.000 unit hidrolik per tahun dan 30.000 ribu ton besi cor per tahun. "Ini salah satu bentuk keberhasilan perusahaan Indonesia yang berhasil dalam menginvestasikan dananya di Cina," kata Dubes.

    Simak: Shopee Sediakan Fitur Pencarian Aksesori dan Suku Cadang Motor

    Pihaknya juga akan terus mendorong para pengusaha Cina untuk menginvestasikan dananya ke Indonesia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.